Pelabuhan Bongkar Muat, Gudang Acin Moro
Pelabuhan Bongkar Muat, Gudang Acin Moro

Kepri – Salah satu pengusaha kapal angkutan laut atau kargo diwilayah Kepulauan Riau, yang bisa melakukan penyeludupan barang-barang bekas dari Singapore dan Malaysia, dia adalah seorang pengusaha asal Kecamatan Moro yang bernama Acin, atau lebih pamiliarnya dengan sebutan PT Acin Moro.

Acin diketahui adalah seorang eksportir andalan di Kabupaten Karimun, terlebih dalam hal penjualan ikan laut tujuan Singapura, disamping penjualan charcoal, kulit kayu bakau ke sejumlah negara tetangga lainnya. Namun di tahun-tahun terakhir ini ia juga dikenal sebagai importir, khusus memasukkan berbagai barang-barang bekas asal Singapura ke Indonesia melalui jalur Kepri.

Salah satu narasumber mengatakan, untuk melakukan pembelian barang-barang bekas asal Negeri Singapura, Acin memiliki banyak kapal yang digunakannya secara acak.

“Mereka memiliki banyak kapal kargo berbagai jenis ukuran, kemudian kapal-kapal tersebut diberangkatkannya secara acak. Dari Moro mereka berangkat ke Singapura dengan bawaan Ikan, pulang dari situ mereka membawa berbagai jenis barang, mulai dari barang baru, barang second, hingga daging sapi, sosis, bakso, ayam dan lainnya,” ujar suber berinisial H, Jum’at (16/10/2020).

Dikatakan sumber lagi, pembawaan barang-barang yang diduga seludupan tersebut, juga dilakukannya secara acak.

“Jadi tidak hanya kapal yang mereka acak, jadwal pembawaan barang juga mereka acak. Pokoknya dalam seminggu tiga kali berangkat. Kadang ada juga mereka pulang dengan kosong tanpa barang bawaan. Yang saya ingat setiap malam Jum’at barang masuk,” imbuhnya.

Awak media Kundur News, sebelumnya juga telah melakukan investigasi terhadap dugaan penyeludupan tersebut. Situasi di gudang pengusaha kaya tersebut tampak ramai kegiatan bongkar muat barang-barang bekas asal singapura, seperti jerigen, kursi, kasur dan lainnya. Sumber lain mengatakan, penjualan Acin tidak dilakukan di wilayah Kepulauan Riau, melainkan ke wilayah Provinsi Riau.

“Setelah dimuat digudang Acin, ada lagi kapal kargo lain yang membawa barang-barang tersebut dengan tujuan Pekanbaru. Itu biasanya berangkat malam hari,” ujar sumber.*