Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan, peningkatan total aset di 2016 menjadi Rp6.240 triliun dari capaian total aset di 2015 yang sekira Rp5.395 triliun.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dari tahun ke tahun total aset BUMN terus mengalami peningkatan. Di mana, pada 2014 total aset BUMN hanya sekira Rp4.577 triliun.

“Untuk 2016 total aset BUMN ditargetkan sebesar Rp6.240 triliun,” kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Rini menyebutkan, kenaikan total aset BUMN pada 2015 karena kontribusi besar dari PT PLN (Persero) yang telah melakukan revaluasi aset.

“Sekarang Mandiri kalah, begitu juga dengan BRI,” tambahnya.

Berikut 10 BUMN yang berkontribusi besar terhadap peningkatan total aset di 2015 yakni, PT PLN, Bank Mandiri, BRI, PT Pertamina, BNI, Taspen, BTN, Telkom, PGN, dan Pupuk Indonesia.

+