Karang-Taruna-Wakili-Kepri
Karang Taruna Kepri. Foto dari Kiri ke kanan (Lingga, Karimun, Natuna, Tanjung Pinang, Bintan, Batam)

Kundur News – KUBA – Enam Karang Taruna yang terdiri dari perwakilan Kabupaten/Kota yakni Karimun, Bintan, Lingga, Tanjung pinang, Batam dan Natuna, berlomba menjadi yang terbaik pada seleksi Pilar-pilar Sosial berprestasi tingkat Provinsi Kepri yang diselenggerakan Dinas sosial Provinsi Kepri di Hotel Aston Tanjungpinang, 8-9 Mei 2017.

Pada seleksi ini, Karang Taruna Desa Gemuruh Kec. Kundur Barat mewakili Kabupaten Karimun untuk mengikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial berprestasi tingkat provinsi Kepri.

Sekretaris Karang Taruna Desa Gemuruh, Ari Supriadi Nurfaizal mengatakan acara tersebut merupakan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap para pelaku atau organisasi sosial yang berprestasi. “Alhamdulillah kita yang menang dan berhak mewakili Provinsi Kepri ke tingkat Nasional”, ujarnya.

“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap pelaku organisasi. Alhamdulillah kita keluar sebagai yang terbaik dan lulus seleksi akan mewakili Kepri di tingkat Nasional pada Agustus mendatang, sungguh ini suatu hal yang tak pernah terlintas dan terpikirkan oleh Kami sebelumnya, apalagi bisa mewakili Provinsi ke Tingkat Nasional” tambah Sekertaris Karang Taruna Desa Gemuruh, Ari Supriadi Nurfaizal.

Ia juga meminta supaya masyarakat Karimun khususnya dan Masyarakat Kepri umumnya ikut mendoakan seluruh anggota dan pengurus Karang Taruna Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun agar diberi kemudahan oleh Allah SWT, dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal di Tingkat Nasional nantinya.

“Kita minta masyarakat untuk ikut mendoakan dan mendukung agar bisa mendapat hasil yang maksimal,” ucapnya.

Ia berharap, para pemuda di setiap Desa khususnya wilayah Kabupaten Karimun bisa bersama-sama ikut berperan dalam mensukseskan program Pemerintah yang merupakan Hak sekaligus Kewajiban setiap Warga Negara untuk menyongsong Indonesia Sejahtera.

“Harapan kami selanjutnya Pemerintah dapat  bersinergi, menyatukan persepsi membangun Negeri, dan dapat lebih memperhatikan dan mengayomi organisasi Karang Taruna di setiap tingkatannya, terutama di Desa yang merupakan ujung tombak pembangunan. Pemuda juga harus berperan dalam mensukseskan program Pemerintah yang merupakan hak sekaligus kewajiban setiap Warga Negara untuk menyongsong Indonesia Sejahtera,” pungkas Ari.*