Tanah Merah — Upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terus menerus dilakukan Babinsa rutin patroli dan sosialisasi Stop Karhutla kepada masyarakat.

 

 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 02/Tanah Merah, jajaran Kodim 0314/Inhil, Sertu P Siregar bersama masyarakat setempat melaksanakan Patroli Karhutla di wilayah desa Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada hari Selasa (28/3/2023) pagi.

 

 

 

Sertu P Siregar, menyampaikan seperti diketahui Bersama, bahwa sebagian besar wilayah binaan adalah desa yang rawan terjadi Karhutla, maka dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan maka pihaknya rutin patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.

 

“Kami juga menghimbau masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, juga mengingatkan kepada masyarakat yang sedang membersihkan lahan pekarangan rumah, agar menjaga api apabila sedang membakar sampah, hal ini supaya tidak terjadi kebakaran. Selain itu juga jangan buang puntung rokok sembarangan terutama di tempat perkebunan yang bertanah gambut,” ujarnya.

 

 

Babinsa selalu menghimbau khususnya warga desa, agar selalu waspada terhadap kebakaran, segera lapor cepat apabila menemui titik api. Babinsa juga mengingatkan supaya jangan lagi ada yang membuka lahan dengan cara membakar yang bisa berdampak menyebabkan pencemaran lingkungan warga setempat. “Apalagi sanksi hukum dan denda pun cukup berat bagi pelaku pembakaran,” imbuhnya.

 

 

“Ya sebagai antisipasi kita melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga warga paham dan mengerti, bahwa melakukan pembakaran lahan tidak diperbolehkan oleh pemerintah,” pungkasnya.

 

 

Terkahir dikatakan Sertu P Siregar Sitompul mengatakan dalam pelaksanaan patroli Karhutla di wilayah desa Tanah Merah dengan hasil pantauan titik api dan asap hasilnya nihil, dan situasi aman dan terkendali.

 

 

“Syukurlah tidak ada kita temukan titik Hotspot di sini, mudah-mudahan lah selalu aman dan terkendali dengan kegiatan patroli kita rutinitaskan bersama dengan warga dan aparat-aparat terkait, sehingga tidak terjadi kebakaran lahan di sini,” tutupnya.