Reteh — Setelah melaksanakan penutupan turnamen futsal Inhil Story di Tembilahan, H Ikbal Sayuti sempatkan diri mengahdiri wisuda asar Tahfidz An-Nur di kelurahan Pulau Kijang, kecamatan Reteh, kabupaten Indragiri Hilir, Ahad (05/02/2023) pagi.

 

Kegiatan wisuda Tahfidz Asar mengaji An-Nur tersebut 40 santri dan hapalan 14 iqro juga di hadiri camat Reteh, H Ikbal Sayuti, pembina asar mengaji An-Nur H Mansur, dan tokoh masyarakat kelurahan Pulau Kijang serta orang tua santri Asar mengaji An-Nur.

 

Selaku putra asli Warga Pulau Kijang, H Ikbal Sayuti sangat mengapresiasi atas terselenggaranya wisuda Tahfidz Asar mengaji An-Nur yang sudah banyak menjadikan anak-anak pulau kijang menjadi generasi pencinta Al-Qur’an.

 

“Saya sangat bangga melihat penampilan anak-anak Asar mengaji An-Nur, yang mampu tampil dihadapan tamu undangan dengan begitu cemerlang, tentunya ini semua tidak lepas dari didikan para guru Asar mengaji An-Nur,” kata H Ikbal Sayuti yang merupakan CEO PT Nursa Group Tours and travel.

 

Di era digitalisasi, yang sangat gencar sehingga banyak anak-anak enggan untuk mengaji, namun tidak untuk anak-anak di Pulau Kijang khususnya santri-santri Asar mengaji An-Nur yang tidak termakan masa modern, dan tidak meninggalkan Al-Qur’an sebagai pondasi tonggak agama Islam.

 

“Ya kalau kita lihat anak-anak sekarang, pegangannya Gawai (gadget) tidak bisa lepas lagi, namun tentunya menjadi perhatian kita, sebagai kaum (muslimin-red) melihat kondisi saat ini, orang tua harus lebih memperhatikan sehingga tidak terpengaruh terhadap tekhnologi, dan terus bisa menjadi kebanggaan kita anak-anak pencinta Al-Qur’an,” kata bang Hati sapaan akrabnya.

 

Sejalan dengan perkembangan teknologi, pemerintah daerah kabupaten Indragiri Hilir juga Wisuda Tahfidz AL-QUR’AN ini sangat sejalan dengan visi kabupaten Indragiri Hilir yakni Inhil yang semakin maju, bermarwah dan bermartabat, serta guna mewujudkan misi kabupaten Inhil pada program prioritas pemerintah pada poin 4 yaitu, program 1 (satu) desa dan kelurahan 1 (satu) rumah Tahfidz.

 

Jadi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, sangat peduli dengan pembinaan keagamaan bagi generasi muda, salah satunya melalui program rumah tahfidz Qur’an, yang dicanangkan untuk melahirkan penghafal-penghafal Qur’an di Indragiri Hilir.

 

“Saya bangga hari ini melihat keberhasilan dari program rumah tahfidz yang kita laksanakan. Tadi kita sudah melihat anak-anak kita yang sudah di tes hafalan dan bacaan Qur’an nya, bukan hanya tau dengan ayatnya tetapi juga tau dengan posisi dan bacaannya,” tandasnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa kepada santri Asar mengaji An-Nur ada yang mampu hapal 30 jus Al’quran bisa bersama-sama berangkat umroh, tentunya sebagai apresiasi dirinya.

 

“Yang sudah hafal Saya berharap tolong dijaga hafalannya menghafal Alquran itu sulit tapi lebih sulit itu adalah menjaganya karena harus di murojaah hafal 1 juz mungkin mudah karena murojaahnya hanya satu juz tapi kalau kita menghafal 30 juz itu menurut saya itu satu hari itu minimal 1 minimal 1 juz 1 hari nah inilah memelihara Alquran menjaganya itu yang paling sulit maka kami yang sudah tidak menghafal Alquran ini punya harapan besar kepada adik-adik kami kepada anak-anak kami ini tolonglah supaya negeri kita ini berkah khususnya kelurahan pulau kijang,” tandasnya.

 

Terakhir Ikbal berpesan kepada anak-anak santri Asar mengaji An-Nur yang belum wisuda agar terus menerus semangat menghapal Al-Qur’an sehingga cepat di wisuda.

 

“Dan kepada yang sudah wisuda Tahfidz Asar mengaji An-Nur, untuk tidak merasa puas atas keberhasilan saat ini, terus berlanjut hapalannya, dan tentunya bisa menjadi kebanggaan orang tua maupun masyarakat Pulau Kijang. Yang ingin melanjutkan ya sekolahnya kuliahnya untuk menjaga hafalannya Insyaallah saya siap menjadi orang tua asuh, Mohon doanya Semoga ini menjadi amal buat kita semuanya,” pungkasnya.