Tanjungbatu – Bupati Karimun, H Aunur Rafiq mengimbau kepada masyarakat untuk waspada wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Untuk kasus covid Alhamdulillah kita nol kasus, sedangkan kasus DBD belakangan ini meningkat. Kami imbau kepada masyarakat untuk waspada demam berdarah atau DBD. Jika terjadi panas tinggi hingga 39 tidak mereda, jangan anggap sebagai demam biasa, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau layanan kesehatan terdekat, sehingga cepat mendapatkan penanganan,” ujar Rafiq di Islamic Centre Kundur, Sabtu (14/05/2022).

BACA :  Bersama Ormas, TNI dan Polri, Kapus Tanjungbatu Pimpin Gertak Berantas Sarang Nyamuk

Bupati menyebut, demam yang diakibatkan Aedes aegypti itu tercatat pada 12 Mei 2022, terdapat sebanyak 318 kasus, sedangkan di Kundur angkanya dibawah 10 kasus.

“Kasus DBD dirawat di RSBT ada 16 orang di RSUD ada 4 orang. Kami sudah rapat koordinasi kemarin bersama dinas terkait, camat lurah dan kades. Kami minta untuk para Dir RSUD, Kapus, Lurah, RW RT dan Kader Posyandu untuk melaksanakan kegiatan membasmi nyamuk dengan kegiatan gotong royong, membersihkan lingkungan, bak air dengan menaburkan abate, penyemprotan dan lain sebaginya, yang dimulai dari minggu ini dan seterusnya,” kata dia.

BACA :  Bupati Karimun Hadiri Pengukuhan Pengurus PAC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kepulauan Kundur

Ada tiga kecamatan yang tertinggi kasus DBD. Kecamatan Karimun, kecamatan Meral, Tebing dan Meral Barat.

“Sedangkan kasus DBD di Kundur, urutan yang ke lima dengan angka dibawah 10 kasus dan tidak ada yang di rawat inap,” tukasnya *

Previous articlePemeliharaan Gardu Induk, PLN ULP Tembilahan Akan Lakukan Pemadaman Bergilir, Berikut Jadwalnya
Next articleGagak Hitan, Jalinan Kasih, Sahabbat 2 Roda dan Pertumbuhan Kebajikan Sahabat Malaysia Berkolaborasi 4 Negara Gelar Halal Bihalal