kinerja_sensus_ekonomi_karimun_di_tg_batu_tidak_akurat
Ilustrasi Sensus

Kundur News – Tanjungbatu – Kinerja Badan Pusat Statistik Nasional Kabupaten Karimun perlu mendapat sorotan serius, kususnya pada bagian penempatan angka Statistik yang diperoleh dari hasil Sensus Ekonomi. Pasalnya priode pembagian beras RASKIN untuk priode Mei 2017 ini, sebagian besar masyarakat miskin di Tanjungbatu, Kepri, yang biasanya mendapat jatah beras dengan harga murah itu, pada priode Mei ini, malah menjadi tidak mendapat bahagian, bahkan jatah-jatah dari mereka sudah berganti nama kepada masyarakat golongan ekonomi menengah ke atas, yakni para PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Kecewa, unik, lucu, serta rasa heran ini disampaikan seorang petani karet yang tinggal di bilangan Tanjungbatu Kota. Sambil membawa pulang karung beras kosong, Ayah yang hidup suami istri itu mengungkapkan, “Nama saya sudah tidak ada lagi di computer, untuk mendapatkan jatah beras raskin, tapi  kenapa saya tengok orang-orang hidup sebagai PNS malah mendapatkannya”. Ujar Petani itu dengan heran.

BACA :  Masyarakat Kundur Mengeluh, Beras RASKIN yang Disalurkan diharapkan Layak untuk di Konsumsi

Ketua RT 001 RW 013, Tanjungbatu Kota, Nano, saat dikonfirmasi, membenarkan hilangnya daftar nama tersebut dari Data Base aplikasi penerima jatah beras Raskin. Ia juga merasa heran, bahkan menurutnya banyak ditempat lain terjadi hal yang serupa, bahkan untuk warga KM 02 Tanjungbatu Kota, tidak mendapatkannya sama sekali.

“Saya juga heran, kenapa namanya sudah tidak ada lagi, dan di daerah-daerah lain juga sama, di Batu 2 ini satu RT tidak mendapatkannya”. Kata Nano.*