Johor Bahru – Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru akan segera menguburkan jenazah Almarhumah Atie Wahyuni, warga Indonesia yang meninggal di Hospital Sultanah Aminah, Johor Baru, Malaysia.

Hal itu disampaikan pihak KBRI, Indra, melalui salah satu warga Pulau Kundur, Satriadi alias Wen, di Johor Baru, Senin (30/01/2023).

Satriadi saat melakukan pengecekan identitas Almarumah
Satriadi saat melakukan pengecekan identitas Almarumah

“Pihak KBRI saat ini terus melakukan pencarian terhadap ahli waris dari Almarhumah. Dikatakannya pihak keluarga perlu untuk melakukan penandatangan pengkebumian, jika dalam waktu tiga hari lagi sejak hari ini, maka jenazah akan segera dikebumikan, jadi, surat kuasa pemakaman akan ditandatangani oleh anak angkat Almarhumah di Malaysia,” ujar Satriadi kepada Kundur News, melalui vc.

Satriadi saat bersama keluarga angkatnya di Johor Bahru

Masih simpang siur. Almarhumah diketahui memiliki nama pada passport Atie Wahyuni, kelahiran di TG Batu, 01 Desember 1984. Passport diterbitkan di Selat Panjang, Riau. Sudah beredar di sejumlah media social, sampai saat ini warga pulau Kundur belum ada mengengenali Almh.

Data lain lagi juga ditemukan, nama Almarhum Atih Wahyuni, Alamat Tg Paku, RT 004 RW 002, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Kepri.

Terakhir kembali ditemukan, nama Julianti Binti Jamirudin, asal LB Tampang, Kecamatan Kimkim Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

Almarhumah diketahui seorang pekerja di salahsatu rumah makan di Johor Baru. Karena sakit, Almarhum akhirnya meninggal pada hari Kamis, 26 Januari 2023. Sampai saat ini jenazah masih dititipkan di kamar jenazah Hospital Sultanah Aminah sambil menunggu pihak keluarga.

Pihaik KBRI saat masih menungu pihak keluarganya di Indonesia. Jika ada yang mengetahui dapat menghubungi langsung ke KBRI di Johor Bahru atau Satriadi, atau ke media Kundur News.*