menkeu-janji-dana-subsidi-2015-dialihkan-bangun-infrastruktur

 

Pemerintah berjanji menggenjot pembangunan infrastruktur untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa menyentuh 5,8 persen.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro optimis perbaikan perekonomian nasional tahun depan. Namun, dia tetap meminta menjaga kewaspadaan adanya goncangan terhadap perekonomian nasional.

“Tahun 2015 output perekonomian dunia akan mengalami perbaikan. Namun, risiko ke bawah masih terlihat. Investasi langsung juga diharapkan membaik untuk mendorong perekonomian Indonesia,” ujar dia dalam sambutan pada acara ulang tahun IBI di Plaza Bapindo, Jakarta, Kamis (11/12).

Mantan Wakil Menteri Keuangan di era SBY ini menyebut ada tiga cara yang bakal dilakukan pemerintah untuk mengakselerasi perekonomian nasional tahun depan. Salah satunya pengalihan dana subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke pembangunan infrastruktur.

“Dari realokasi BBM, penghematan anggaran dari sektor operasional kementerian dan upaya peningkatan pajak diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur untuk menjadi stimulus pembangunan ke depan,” kata dia.

Bambang meminta dukungan bankir ikut menjaga stabilitas makro ekonomi dan menjaga nilai rupiah untuk tetap stabil.

“Di sisi lain kemiskinan masih 11 persen atau 26-27 juta dan pengangguran masih enam persen. Hal tersebut memang membutuhkan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, kita terus upayakan pertumbuhan di tengah ketidakpastian ekonomi global,” katanya. (merdeka.com)http://www.merdeka.com/uang/menkeu-janji-dana-subsidi-2015-dialihkan-bangun-infrastruktur.html