Kebakaran gudang cat di Tanjungbatu, yang mengeluarkan kepulan asap hitam
Kebakaran gudang cat di Tanjungbatu, yang mengeluarkan kepulan asap hitam

TanjungbatuKebakaran tiga unit ruko yang terjadi di Bukit Tiung Jalan H Nawawie Tanjungbatu Kota pada Ahad 04/03, dari ketiga unit, dua unit ruko dijadikan gudang tempat penyimpanan cat, satu unitnya lagi dalam kondisi kosong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi seluruh ruko dalam keadaan terkunci, sehingga satu barangpun tidak ada yang dapat diselamatkan. Petugas dari Damkar, Satpol PP, aparat Kepolisian, yang dibantu warga berusaha bongkar paksa kunci ruko tersebut, untuk mempermudah pemadaman api.

BACA:Gudang Cat Tanjungbatu Ludes Terbakar

Penjaga gudang, Johan saat ditemui dilokasi kejadian menuturkan, isi cat-cat yang ada didalam gudang kedua unit ruko tersebut, mencapai 3 truk, apalagi isi gudang itu baru saja diisi sekitar tiga hari yang lalu dari Batam, sehingga belum begitu banyak disuplay-kan ke toko-toko.

“Isi cat didalam sekitar ada dalam 3 lori. Bahan cat yang mengandung tinner sekitar setengah lori,” kata Johan.

Kerugian untuk isi gudang didalamnya, tambah Johan lagi, diperkirakan mencapai Rp 3 Miliar.

“Kalau kerugian saya tak tau pasti. Mungkin mencapai hingga Rp 3 Miliar,” terang Johan.

Ketua RT/RW 002/007 Bukit Tiung Kelurahan Tanjungbatu kota, Dodi Gusmiza mengungkapkan, api mulai menyala diperkirakan mulai dari pukul 02:00 WIB. Hal tersebut diketahuinya dari warga disekitar ditempat kejadian, yang menyebutkan letusan-letusan yang terdengar bagai bunyi petasan usai perayaan imlek.

“Banyak orang yang terjaga sekitar pukul 02:00 WIB, dan semuanya menyangka bunyi petasan tahun baru cina, setelah melihat keluar terlihat api yang disertai asap hitam, mengepul”, imbuh Dodi.

Alex, pemilik ruko mengaku hanya bisa pasrah, kurangnya pasilitas pemadam kebakaran penyebab api dengan mudah menjalar ke ruko-ruko lainnya.

Penjaga gudang Cat, Johan
Penjaga gudang Cat, Johan

“Kalau mobil kebakaran tidak pulang lagi mengambil air, ruko sebelahnya dapat diselamatkan. Padahal api pada saat itu sudah mau padam. Habisnya air pada damkar, api kembali meyala dan terus menjalar ke Ruko sebelahnya”, kata Alex.

Api yang mengamukpun menjadi obyek tontonan warga, hingga ratusan warga yang melihat kobaran api meluluhlantakan isi keseluruh isi bangunan tersebut.

Api menghabiskan isi bangunan ke tiga unit ruko itu lebih kurang mencapai 5 jam, dari pukul 02:00 WIB hingga pukul 07:00WIB. Api benar-benar padam setelah dibantu oleh Damkar dari PT Timah.*