petugas-larang-wartawan-meliput-menteri-yohana-ke-nusakambangan

 

 

Terjadi keributan saat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengunjungi salah satu terpidana mati yang divonis di bawah umur di Pulau Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah.

Belasan wartawan berteriak meminta agar dapat meliput, karena mendapatkan undangan peliputan. Awak media yang sejak pagi menunggu kedatangan menteri di Dermaga Wijaya Pura Cilacap tidak diperbolehkan menyeberang.

“Ini terjadi karena ada wartawan yang ikut rombongan menteri dari Jakarta dan akan menyeberang untuk liputan, padahal kami juga wartawan. Kenapa kami tidak boleh meliput juga,” kata salah satu kontributor radio nasional di Cilacap, Steve Saputra, Rabu (25/3).

Jurnalis di wilayah Cilacap dan sekitarnya mendapat pesan singkat dari humas Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mengundang melakukan peliputan. Dalam pesan singkat tersebut, disebutkan mengundang para peliput untuk diperkenankan meliput bersama kunjungan tersebut.

Akhir keributan ini, wartawati salah satu media nasional turun dari Kapal Pengayoman IV yang akan menyeberang turun dan tidak ikut menyeberang.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Mirza Zulkarnain mengatakan sampai saat ini tidak boleh ada kegiatan peliputan di pulau penjara tersebut.

“Mohon maaf untuk sementara izin liputan di NK (Nusakambangan) belum dapat dikabulkan,” katanya melalui pesan singkat kepada wartawan.

 

 

http://www.merdeka.com/peristiwa/petugas-larang-wartawan-meliput-menteri-yohana-ke-nusakambangan.html