asian_african_carnival_2017
Ilustrasi

Kundur News – Memperingati Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-62, Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara menggelar Asian African Carnival 2017,  melibatkan 20 negara sahabat dan perwakilan dari kesultanan di seluruh Indonesia.

Euforia peringatan tersebut akan hadir besok sabtu (13/5/2017), dengan tema “Celebrating Culture, Celebrating Differences”.

“Persiapan kita sudah hampir selesai, sekarang terus konfirmasi tapi yang sudah pasti sekitar 20 negara sahabat. Juga disaksikan sekitar 153 raja dari kesultanan di Indonesia, bersama dengan orang yang mendampingi jadi berjumlah 300,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung yang dilansir Glamedianews, Jumat (12/5/).

Menurutnya, para raja dari keraton tersebut, akan menonton carnaval asia-afrika, yang diselenggarakan dari depan Hotel Grand Preanger hingga Cikapundung Barat. Dalam acara tersebut hadir parade kostum dari berbagai negara anggota Asia-Afrika.

“Kita akan berkolaborasi dengan warga Kota Bandung seperti Komite Kreatif Bandung, Anak-anak Seni Bandung dan lain sebagainya. Diharapkan dapat menarik wisatawan baik dalam negeri dan mancanegara,” katanya.

Selain itu, Ia menghimbau kepada mereka yang datang untuk menjadi “Pengunjung Smart Festival”. Sehingga tidak merusak atau mengotori tempat dan jalan, juga menggunakan transportasi umum dalam menghindari kemacetan.

Karnaval ini akan menyuguhkan pawai budaya atau parade Asia Afrika pada Sabtu dari pukul 11.00 – 17.00 WIB. Para peserta delegasi negara-negara Asia Afrika seperti Korea Selatan, India, Hamamatsu, Bangladesh, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, China, Vietnam, Filipina.

Juga akan hadir negara dari luar Asia-Afrika yakni Spanyol, Turki, Zimbabwe, Congo, Inggris, Yunani, Mesir, Italia, Finlandia, Australia, Afganistan, Chile, Nigeria, Iran, Amerika.

Disamping itu, akan hadir Mentri Pariwisata RI, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Duta Besar Kenegaraan, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Acara akan ditutup dengan kegiatan “Dasa Sila Bandung Rendezvous” yang akan dilaksanakan di Balai Kota Bandung.*

 

(Glamedianews)