RETEH – Dengan menggunakan sepeda motor, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir DR.H.Ferryandi datang mengunjungi Desa Sanglar, Rabu (18/5/2022) yang lalu.

Saat berada di Desa Sanglar, Ferryandi bersilaturahmi dikantor desa, menerima usulan-usulan dari Kepala Desa Alfian T dan masyarakat desa. Kemudian di Desa Pulau Kecil Ferryandi bersilaturahmi dengan kepala desa Pulau Kecil Muhammad Pawit dan warga di sebuah kedai kopi.

BACA :  DPRD Inhil Gelar Rapat Terkait Limpahan Air PT. Setia Agrindo Mandiri (PT. SAGM)

Sambil mengobrol santai, pembicaraan tak jauh dari usulan agar diperjuangkan Infrastruktur dan kesejahteraan taraf hidup masyarakat desa seperti turunnya harga kelapa dan TBS sawit.

Wakil DPRD Inhil DR H Ferryandi, saat berkendara
Wakil DPRD Inhil DR H Ferryandi, saat berkendara

Ferryandi menjelaskan, untuk infrastruktur jalan dari Pulau Kijang ke Kotabaru sebenarnya sudah pernah dianggarkan oleh pemerintah. Bahkan sudah dikerjakan, hanya saja pihak rekanan tidak selesai dalam melakukan pekerjaannya.

BACA :  Ferryandi Serahkan Piala Bergilir Turnamen Sepak Bola 'Kades Cup Pengalihan' Tahun 2022

“Kita kecewa, Karena kebijakan sudah susah payah untuk diperjuangkan namun tidak selesai dikerjakan kontraktor. 33 kilometer seharusnya sudah rigit,” jelas Ferryandi.

Namun karena kegagalan pihak rekanan dalam pengerjaan pada tahun ini pihaknya bersama Pemerintah daerah akan tetap berusaha memperjuangkan lagi. Terkait usulan kesejahteraan perangkat desa terutama RT/RW menjadi hal yang banyak disampaikan.

BACA :  Ferryandi Serahkan Piala Bergilir Turnamen Sepak Bola 'Kades Cup Pengalihan' Tahun 2022

“Pada dasarnya kita akan terima setiap usulan yang disampaikan warga, secara bersama-sama kita akan perjuangkan sebisa mungkin sesuai dengan batas kemampuan yang dimiliki. Karena apapun akan kita perjuangkan demi kepentingan warga,” papar Ferryandi.*

Previous articleAnsar Ahmad Ziarah Makam Pahlawan di Tanjungpinang
Next articleHimpunan Mahasiswa Islam Salurkan Bantuan Ke Yayasan Pondok Bhakti Lansia