Bulog-Segera-Buka-Tender-Inpor-Beras-Sebanyak-219000-ton

JAKARTA – Perum Bulog akan membuka tender untuk impor beras sebanyak 219.000 ton dalam pecan ini, setelah mendapatkan penugasan untuk memenuhi kuota impor beras sebanyak 500.000 ton.

Izin perpanjangan impor ini pun hanya berlangsung hingga Juni 2018. Hingga akhir Februari lalu, Perum Bulog memang hanya bisa mengimpor beras sebanyak 261.000 ton dari kontrak pembelian sebanyak 281.000 ton.

Meski begitu, Kementerian Perdagangan pun sudah memberikan izin perpanjangan waktu impor untuk 20.000 ton beras hingga Maret 2018.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Andrianto Wahyu Adi mengatakan tender ini dibuka untuk India dan Pakistan terlebih dahulu. “Untuk berjaga-jaga ada juga dari Vietnam dan Thailand, namun diutamakan India dan Pakistan,” ujar Andrianto yang dilnsir Kontan.co.id, Senin (19/3).

Andrianto mengatakan, pemasukan beras impor ini belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, bila pemesanan dilakukan saat ini maka beras tersebut akan sampai sekitar 2,5 bulan kemudian. Karena dia yakin pemasukan beras akan sesuai dengan batas waktu yang ditugaskan.

Menurut Andrianto, beras ini ditujukan untuk berjaga-jaga. Andrianto bilang, Bulog akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara itu, dari 20.000 ton beras yang sedang dalam proses impor, sebanyak 10.000 ton sudah sampai di Indonesia dan sedang dalam proses pengangkutan ke gudang Bulog.*