Anambas – Camat Palmatak, Redo Lithory, mengatakan, masalah air dan listrik yang menjadi masalah pokok saat ini bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Palmatak. Sehingga pihak kecamatan beserta desa-desa yang ada untuk terus berusaha untuk melakukan pembuatan embung.

Hal itu dikatakan Camat Palmatak, Redo Lithory, pada kegiatan Safari Ramdhan 1440 Hijriah Pemerintah Daerah KKA Tahun 2019, di Desa Mubur Kecamatan Palmatak, Jum’at (17/05/2019).

BACA :  Safari Ramadhan Bupati karimun Ke Kecamatan Ungar

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Abdul Haris (Bupati KKA) dan dihadiri antara lain; Wan Zuhendra (Wakil Bupati KKA), Jefrizal (Kadis Kominfo KKA), Usman (Kadisperindag KKA), Syarif Ahmad (Kabag Umum Sekda KKA), Catherine (Asisten II KKA), Redo Lithory (Camat Palmatak), Mayor Pnb Arif (Danlanudal Palmatak), Aryadi (Kades Mubur), para OPD dan FKPD serta masyarakat muslim Desa Pian Pasir Kec. Palmatak  yang diikuti sekitar 100 orang.

BACA :  Bupati Pantau Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi STIT Hidayatullah dan Batam Tourism Politechnic Anambas

Bupati Abdul haris pada kesempata itu juga menghimbau kepada masyarakat melakukan persiapan pada saat musim kemarau tiba.

“Kami dari pemerintah daerah menghimbau agar masyarakat umumnya di Desa Pian Pasir Kecamatan Palmatak dapat membuat Embung pada masing masing desa sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat. Sewaktu waktu musim kemarau Embung tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air bagi masyarakat di tiap desa,” kata Abdul Haris.

Pada kegiatan Safari itu dilakukan penyerahan sebanyak 30 paket sembako dari Zakat Baznaz dan Pemerintah Daerah untuk Desa Mubur agar dapat terbantu daalm penyaluran serta memanfaatkan Dana tersebut.

BACA :  Peringatan Hardiknas, Bupati Abdul Haris Bacakan Pesan Menteri Pendidikan Nasional

“Kami dari Pemda mengucapkan terimakasih atas terlaksananya Pemilu 2019 yang aman damai lancar dan sejuk. Agar masyarakat yang dulunya berbeda pendapat agar saat ini kita dapat bersama sama dalam membangun kabupaten kepulauan Anambas ini menjadi lebih maju,” pungkas Haris.*