ISLAMABAD – Korban meninggal akibat ledakan bom bunuh diri di satu tempat suci di Kabupaten Balochistan, Barat-daya Pakistan, Sabtu malam (12/11) bertambah menjadi 69 orang. Sedangkan korban cedera mencapai 100 orang, demikian laporan beberapa pejabat dan media setempat.

Stasiun televisi berbahasa Urdu, Abb Takk, yang dikutip Kantor Berita Xinhua melaporkan 40 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, meninggal.

Ledakan itu dilaporkan ditujukan kepada orang-orang yang sedang melakukan Dhamal –sejenis tarian mistis– di Tempat Suci Shah Noorani, yang berada di puncak bukit di Kota Kecil Hub di Wilayah Kalat.

Namun, menurut beberapa pejabat, korban ledakan itu berjumlah 30.

Menurut Hashim Galzai, Komisaris Kalat, serangan itu dilancarkan oleh seorang pembom bunuh diri dengan cara meledakkan dirinya di keramaian orang menari. Ia mengatakan, ketika ledakan terjadi, ada lebih dari 500 orang yang datang dari berbagai daerah di negeri itu, di dalam tempat suci tersebut.

Upaya pertolongan oleh pasukan angkatan darat, pemerintah dan organisasi nirlaba pun berlangsung, yang melibatkan 87 ambulans bersama dokter maupun petugas medis. Hingga kini belum ada rumah sakit besar di daerah terpencil sekaligus lokasi tempat suci tersebut.

Anwar-ul-Haq Kakar, Juru Bicara Pemerintah Balochistan, mengatakan bahwa pemerintah telah mengerahkan 50 ambulans ke tempat suci itu.