Gubernur Kepri Letakan Batu Pertama Pembangunan PLTU PT. Soma di Karimun

Kundur News.

Karimun. Gubernur Provinsi Kepri H.Muhammad Sani, didampingi Bupati Karimun H Aunur Rafiq, Serja sejumlah Pimpinan PT Soma Perusahaan dari Italia meresmikan pembangunan Perusahaan Tenaga Uap (PLTU) di Desa Pangke Kecamatan Meral, Karimun. Proyek senilai sekitar US$ 140 juta atau setara Rp 1,8  Triliun yang diperkirakan sekitar tahun 2018 ini diharapkan   dapat berjalan baik dan sesuai perencanaan.

Hal tersebut diungkapkan Sani, dalam sambutannya, Senin (21/03).

“Nantinya, 2018 mendatang saya ingin berdiri di sini kembali untuk meresmikannya setelah selesai pembangunannya,” ujar Sani.

Sani juga berharap pembangunan kelistrikan ini di harapkan mampu benar benar bisa dinikmati masyarakat Karimun.

“Masyarakat Karimun sangatlah menunggu dan mengharapkan pembangunan listrik ini,”tegas Sani.

Untuk itu Sani mengharapkan, pembangunan PLTU ini dapat berjalan dengan lancar dan baik hingga nantinya dapat dirasakan masyarakat listriknya.

Sementara itu, Dirut PT. Soma Daya Utama Frangki Yasen menegaskan komitmenya, untuk menuntaskan pekerjaan ini sesuai dengan waktu yang sudah di susun.

“Besarnya potensi sumber daya alam dan manusia tidak akan tumbuh, jika suatu daerah defisit dalam ketenagalistrikan. Untuk itu, Mohon dukungan semua pihak. Semoga semua berjalan sebagaimana yang telah ditarget,” kata Frangki.

Rangkaian pembangunan instalasi listrik ini sudah di mulai sejak 2011. Rencananya, zona satu ini mulai beroperasi pada 2018. Pembangunan PLTU yang menelan investasi sebesar 135 juta dolar AS ini akan mengembangkan listrik dengan daya 2 x 25 MW. Pengembangan kelistrikan di Karimun sendiri di bagi dalam tiga zona.

Staf Ahli Menteri ESDM, Ronggo Kuncahyo menambahkan, zona satu dikerjakan PT. Soma Daya Utama. Sementara zona dua dikerjakan Karimun Power Plant dan zona tiga oleh PT PLN.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pembangunan pembangkit listrik tersebut dipastikan akan membantu masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Previous article‘Pertemuan rahasia’ RI-Israel, Kemenlu perlu beri penjelasan
Next articlekapal China masuki wilayah Indonesia