Kundur News.

Lebih dari 700 muslim Rohingya dan Bangladesh kembali terdampar di Aceh. Para pengungsi ini tiba di Indonesia ditolong oleh nelayan yang sedang berlayar.

“Menurut informasi yang saya dapat, nelayan lokal yang menyelamatkan mereka,” ujar Kepala Kepolisian Kota Langsa, Aceh, Indonesia, Sunarya, seperti dikutip dari The Straits Times, Jumat (15/5).

Mereka, lanjut dia, diusir oleh para militer angkatan laut Malaysia di batas perairan Indonesia.

“Menurut si nelayan, kapal mereka hampir tenggelam dan para nelayan itu menolongnya. Ada enam kapal nelayan yang membantu,” terang Sunaryo.

Petugas imigrasi Langsa, Samsul Bahri menegaskan jumlah pengungsi Rohingya ini ada 712 orang. “Mereka kami evakuasi dari pelabuhan, saat ini,” jelasnya.

Pada Rabu kemarin, para pengungsi Rohingya ditolak keberadaannya oleh Malaysia. Militer Angkatan Laut Malaysia langsung mengusir kapal yang membawa mereka.

“Apa yang kalian harapkan dari kami? tanya Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Wan Junaidi Jafaar, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Kamis (14/5).

“Kami sudah bersikap baik kepada orang-orang yang masuk ke wilayah kami. Kami perlakukan mereka secara manusiawi tapi mereka tidak bisa berbondong-bondong memasuki perairan kami semacam ini,” lanjut Jafaar.

“Kami harus menyampaikan pesan yang tepat bahwa mereka tidak diterima di sini,” kata dia setelah sekitar seribu pengungsi Rohingya mendarat di pesisir Langkawi.

Hingga kini, belum ada kepastian ke mana para warga Rohingya ini akan dibawa.

 

+

http://www.merdeka.com/dunia/diusir-malaysia-700-muslim-rohingya-diselamatkan-nelayan-indonesia.html