Kundur News – MEKKAH. Setelah diselimuti badai pasir, Kota Mekkah juga dilanda hujan deras dan angin kencang, Ahad (28/8/2016) sore. Hujan deras disertai angin kencang terjadi pukul 16.30 waktu setempat.

Sebagian jemaah yang baru usai menunaikan salat ashar di Masjidil Haram keluar dari masjid sambil berlari menghindari air hujan. Sebagian lain berteduh di gedung-gedung di sekitar komplek Masjidil Haram.

Hujan deras hanya berlangsung sekitar 35 menit. Setelah hujan berhenti aktivitas warga kembali seperti biasa. Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di Kota Mekkah dan sekitarnya cepat sekali berubah. Sebelum dilanda hujan deras pada Sabtu sore kemarin Kota Mekkah sempat diselimuti badai pasir.

BACA :  Jemaah Haji Asal Kundur

Hal ini disampaikan oleh salah seorang jammah asal Kabupaten Karimun Ust Baginda Malim Siregar saat dikomfirmasi melalui massenger akun facebooknya, ia mengatakan pada hari Ahad sore kota Mekkah di guyur hujan dengan sangat deras.

“Hujannya tidak lama hanya 35 menit, namun hujannya cukup deras sekali disertai angin yang bertiup sangat kencang sekali,” ujarnya.

Sementara itu ketua rombongan JCH Kabupaten Karimun, Nasrum MD melaui media sosial mengatakan, suhu udara pada siang hari sangat panas sekali mencapai 50 derajat celcius, bahkan sampai lebih.

“Para jamaah dihimbau untuk dapat berteduh dari terik matahari karena suhu begitu panas. Namun ini bukan penghalang bagi kami para jamaah yang akan melaksanakan ibadaha haji. Tim medis pun tetap siaga dan intens memeriksakan kondisi para pasien ketika suhu udara semakin panas ini,” ucap Nasrum, Senin pagi (29/8).

BACA :  Nama-nama 21 Jemaah Haji Asal Debarkasi Batam Yang Meninggal

Lebih lanjut Nasrum, setelah hujan dan badai reda, sebagian jamaah menunda ke luar pemondokan. Tapi sebagian lainnya langsung ke luar pemondokan untuk beribadah ke Masjidil Haram atau berbelanja ke pasar di sekitar pemondokan.

“Para jamaah yang sudah lanjut usia disarankan untuk tidak keluar dari pemondokan dan diarahkan untuk melaksanakan sholat di Musholla hotel. Alhamdulillah mushalla tempat kami menginap berkapasitas cukup besar dan mampu menampung lebih dari 200 orang,” katanya.

Suhu udara untuk Minggu (28/8) tercatat 50 derajad celcius dengan kelembapan 38 persen dan kecepatan angin 4 kilo meter per jam.*