Kepala Bagian Umum Setda Natuna, Jamanirrizal, saat dikonfirmasi terkait anggaran pengadaan kalender tahun 2026.

Natuna, Kundurnews.co.id – Anggaran belanja kalender tahun 2026 di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna mencapai Rp160 juta melalui APBD.

Saat dikonfirmasi terkait pagu anggaran dan progres pekerjaan, Kepala Bagian Umum Setda Natuna, Jamanirrizal, menyampaikan bahwa pengadaan masih dalam proses.

“Masih proses pemilihan penyedia,” ujarnya, Selasa, (24/2/2026).

Ketika ditanya mengenai jumlah unit kalender yang akan dipesan, ia mengatakan akan memastikan kembali detail tersebut.

“Nanti kita lihat lagi rinciannya,” katanya, sembari memanggil staf yang menangani teknis pengadaan.

Staf kemudian menjelaskan bahwa Surat Perintah Kerja (SPK) telah ditandatangani dan saat ini tinggal proses Berita Serah Terima (BST) melalui e-katalog.

“Sudah tandatangan SPK, tinggal proses BST di e-katalog,” ujar staf tersebut.

Berdasarkan dokumen pengadaan yang diperlihatkan, proyek tersebut dimenangkan oleh CV Pria Nusa Saksana dengan rincian 1.000 kalender dinding dan 500 kalender duduk, atau total 1.500 unit.
Jika mengacu pada pagu Rp160 juta, maka rata-rata anggaran per unit berada di kisaran Rp106 ribu lebih.

Hingga kini, rincian harga satuan masing-masing jenis kalender serta spesifikasi teknisnya belum disampaikan secara detail.

Kalender tersebut rencananya akan didistribusikan ke OPD, Forkopimda hingga desa-desa dengan memuat dokumentasi kegiatan Bupati dan Wakil Bupati.
“Kalender itu nanti dibagikan ke OPD, Forkopimda sampai desa-desa,” tambah Jamanirrizal.

Di tengah berbagai kebutuhan pembangunan daerah, besarnya anggaran untuk pengadaan kalender ini turut menjadi perhatian dalam konteks skala prioritas penggunaan APBD.

Pengadaan melalui e-purchasing merupakan mekanisme yang sah secara regulasi. Namun, keterbukaan informasi tetap menjadi bagian penting untuk memastikan prinsip efisiensi berjalan optimal.

Pada akhirnya, pengelolaan APBD bukan hanya soal prosedur administrasi, tetapi juga tentang transparansi dan ketepatan dalam menentukan prioritas anggaran.
(Mn)

Previous articlePT Timah Serahkan Bantuan Alat Tangkap Untuk Nelayan di Karimun, Amri: Bantuan yang Kami Harapkan
Next articlePT Timah Gelar Safari Ramadan 1447 H, Awali Kegiatan Bersama Siswa Pemali Boarding School