20 Orang Hangus secara Bertumpuk Kebakaran Zahro Express

Kundur News – Jakarta. Kebakaran kapal Zahro Express di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Ahad pagi, 1 Januari 2017, menyebabkan setidaknya 23 orang tewas. Sebanyak 20 korban ditemukan hangus di dalam bangkai kapal yang telah menghitam.

Pada awalnya jumlah korban jiwa baru disebutkan sebanyak dua orang. Namun data tiba-tiba melonjak setelah tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kepulauan Seribu beserta Badan SAR Nasional mengevakuasi bangkai kapal ke arah dermaga terdekat.

“Kami baru mencari dalam tumpukan, ternyata ditemukan 20 (jenazah), jadi mereka bertumpuk-tumpuk,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kepulauan Seribu Edi Rudiyanto, yang dilansir laman Tempo, Ahad, 1 Januari 2017.

Edi mengatakan usai memadamkan api dalam kapal, pihaknya tak berani langsung mengevakuasi korban di dalam. Ia khawatir kapal dengan kapasitas angkut 280 orang itu akan tenggelam di tengah perairan Untung Jawa sebelum evakuasi selesai. “Dari tengah kami arahkan (kapal) ke dermaga. Kami tarik,” kata dia.

Edi mengatakan jenazah itu ditemukan di bagian belakang kapal. Lokasinya dekat dengan bagian mesin kapal, yang disebut menjadi awal munculnya api di dalam kapal. Jenazah itu saat ini telah dievakuasi selurunya ke Rumah Sakit Polri Kramat Djati.

Kapal itu terbakar di tengah perairan Pulau Untung Jawa saat akan berangkat menuju Pulau Tidung sekitar 15 menit setelah bertolak dari Pelabuhan Muara Angke. Awal api diduga bermula dari korsleting di bagian mesin kapal yang terletak di bagain belakang kapal. Mesin kapal meledak dan api merambat ke arah badan kapal. Kapal itu sebagian besar mengangkut wisatawan yang mengisi waktu liburan.*

 

Tempo