Larangan mudik, warga pilih pulang lebih awal
Larangan mudik, warga pilih pulang lebih awal

Tanjungbatu – Warga Kundur yang sedang berada di luar pulau pilih pulang lebih cepat, yaitu diawal Ramadhan. Hal ini guna menghindari razia mudik karena larangan mudik lebaran resmi diberlakukan pemerintah.

Larangan mudik ini berlaku mulai dari tanggal 06-17 Mei 2021. Atau bertepatan pada minggu terakhir Ramadhan hingga awal lebaran, Idul Fitri 1442 H.

BACA :  Aparat Gabungan Patroli Tempat Wisata di Anambas

Sebagai bentuk antisipasi warga kundur yang berada di luar pulau, mereka memilih untuk pulang lebih awal yaitu di awal ramadhan untuk meminimalisir resiko terjaring razia mudik.

“Iya, Seminggu puasa sudah mau pulang, takut razia,” ungkap Yuni (20) mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau asal Kundur

Selain itu, beberapa dari mereka juga mengaku diminta keluarganya di kampung untuk pulang cepat. Keluarga mereka khawatir sanak saudaranya tidak bisa pulang karena razia mudik.

BACA :  Kondisi Pelabuhan Tanjungbatu pada H-2 Lebaran 1442 H, Terpantau Sepi

“Ibuk saya suruh pulang cepat, soalnya berita larangan mudik. Takut kena razia nanti,” ucap Siska yang saat ini sedang berada di Pekanbaru.

Dilansir dari Kompas.com, Pemerintah resmikan larangan mudik lebaran tahun ini pada bulan Maret lalu.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

BACA :  Razia Bahan Makanan, Puskesmas Tanjungbatu Temukan Sejumlah Makanan Expired

Larangan mudik ini berlaku untuk moda transportasi darat, laut, dan udara.(Ade)*