Inhil – Arus mudik lebaran Idul Fitri 1443 H dalam pantauan media pelabuhan LKMD mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Peningkatan arus mudik ini terlihat dari meningkatkan jumlah penumpang yang akan berangkat kembali ke tempat kerjanya masing-masing.

“Setelah dua tahun yang lalu penumpang mengalami penurunan yang sangat tinggi, sehingga di tahun ke tiga masa pandemi penumpang sudah mulai kembali Ramai,” ucap salah satu penjaga pelabuhan yang ada di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Jum’at (6/05/22).

Ia menjelaskan dua tahun yang lalu penumpang sangat susah dicari karena saat itu suasana pandemi Covid-19 dan juga banyak masyarakat yang tidak bisa pulang kampung.

BACA :  Sambut Idul Fitri, Perpat Pesisir Berbagi Sembako Bagi Kaum Duafa

“Semoga ini awal yang baik untuk kembali normal. Karena kita sudah lama tidak melihat antusias dan keramaian masyarakat yang datang dan pergi,” imbuhnya.

Sementara itu Sultan yang merupakan salah satu penumpang yang akan berangkat ke kota Batam mengatakan hari ini penumpang sangat ramai dan semua speed boat penuh.

“Saya sudah menunggu speed boat ini lebih kurang 3 jam, karena semuanya pada penuh jadi harus menunggu speed boat balik lagi agar bisa berangkat,” ucapnya.

BACA :  Belasan Ribu Penumpang Mudik dan Balik Melalui Pelabuhan Tg Batu di Musim Lebaran 2022

Ia menjelaskan bahwa ini sudah masuk Lebaran ke 5 namun penumpang masih ramai dan penuh sehingga masih banyak masyarakat yang harus kembali kerumah karena sudah ketinggalan speed boat.

“Kita bersyukur bisa berangkat meskipun jadwal nya menjelang siang. Karena jadwal pagi sudah tertinggal sejak pukul 06.00 pagi tadi,” jelasnya.

Arus mudik lebaran melalui pelabuhan LKMD
Arus mudik lebaran melalui pelabuhan LKMD

Kemudian Camat Reteh Abdul Fany saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengungkapkan bahwa membenarkan pada tahun ini mengalami peningkatan sejak dua tahun terakhir mengalami penurunan.

BACA :  Pemerintah Kabupaten Asahan Lakukan Pemantauan Harga dan Stok Pangan Jelang Idul Fitri 1443 H

“Alhamdulillah, tahun ini masyarakat yang berada diluar daerah pulang kampung meskipun tidak supaya. Tapi masyarakat sudah dapat kembali bertemu dengan sanak famili nya. Karena hampir 2 tahun tidak bisa pulang karena saat itu masih dalam suasana pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Disamping itu juga, Camat Reteh Abdul Fany tetap menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta menjaga ketertiban.*

Previous articleKebakaran di Pulau Burung Menghanguskan Beberapa Unit Rumah
Next articleRSUD Puri Husada Tembilahan Buka Pendaftaran Operasi Bibir Sumbing Gratis