awas-virus-smartphone-berbahaya-menyamar-jadi-whatsapp

 

Sebuah malware atau virus smartphone berbahaya yang diklaim buatan pemerintah dikabarkan mulai menyebar di dunia. Semua pengguna platform smartphone tidak ada yang lolos dari virus tersebut.

Kehadiran virus bernama ‘Inception-Cloud Atlas’ itu juga sudah dikonfirmasi oleh Kaspersky Lab. Menurut Kaspersky, jika dilihat dari ukuran dan kerumitan dari virus itu, ada kemungkinan bila si hacker pembuatnya mendapat bantuan dari pemerintah.

Yang menakutkan, virus tersebut sudah mulai menyerang iPhone yang di-jailbreak (seperti root di Android), dan saat ini sedang memulai serangan ke platform Android dan Windows Phone. Beberapa aplikasi Android yang terpasang di BlackBerry pun diklaim terjangkit virus Inception-Cloud Atlas.

Agar bisa mudah mengelabuhi pengguna smartphone, virus ini menyamar menjadi update WhatsApp yang tidak resmi atau tidak berasal dari Google Play, Windows Store, atau App Store. Jadi apabila pengguna tidak sadar asal mengonfirmasi update WhatsApp abal-abal itu, maka secara otomatis virus itu akan menginfeksi smartphone mereka.

Virus Inception-Cloud Atlas dapat merekam dan merubah percakapan via telepon Anda menjadi sebuah file musik berbentuk MP4. Tidak berhenti di situ, file percakapan Anda akan diunggah ke sebuah media penyimpanan Cloud milik si peretas.

Dari laporan Kaspersky, pengguna smartphone yang menjadi target khusus dari virus tersebut adalah petinggi-petinggi sebuah perusahaan, pimpinan militer, dan diplomat, Phone Arena (12/12).

Meski saat ini virus itu belum melancarkan serangan besar-besaran, Kaspersky menyarankan semua pengguna smartphone untuk lebih berhati-hati saat memasang aplikasi yang tidak jelas asalnya. Pengguna iPhone pun sebaiknya tidak melakukan jail break pada smartphone mereka. (Merdeka.com) http://www.merdeka.com/teknologi/awas-virus-smartphone-berbahaya-menyamar-jadi-whatsapp.html