Sharif C. Sutardjo.int
Sharif C. Sutardjo.int
Sharif C. Sutardjo.int

Tak ada alasan bagi Pemerintah baru mendatang menunda-nunda proyek besar pengembangan sektor maritim Indonesia.

Sebab, upaya tersebut telah mendapatkan respon positif dari bank-bank asing di tanah air untuk berkomitmen membiayai infrastruktur kemaritiman.

Ketua Asosiasi Bank Asing di Indonesia (The Foreign Banks Association of Indonesia/FBAI) Joseph Abraham mengatakan, pembangunan infrastruktur maritim akan sangat susah terwujud apabila hanya mengandalkan budget dari pemerintah saja yang jumlahnya terbatas.

“Kami rasa bank asing punya peran kunci untuk menyediakan pembiayaan pembangunan infrastruktur,” terangnya usai menemui Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, di Hotel Kempinski, kemarin (10/9).

Menurut Abraham, ada beberapa skema pembiayaan yang dapat diberikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Antara lain membentuk kredit sindikasi beberapa bank, contohnya untuk membiayai proyek-proyek pembangunan pelabuhan agar dapat meningkatkan kapasitasnya. (jpnn)