Kundur News.

Kepolisian antiteror Prancis menangkap empat tersangka yang diduga membantu persiapan serangan truk maut di Kota Nice. Satu tersangka ditangkap pada Jumat (15/7) malam, sedangkan tiga lainnya ditangkap Sabtu (16/7) pagi waktu setempat.

BBC melaporkan seluruh penangkapan tersangka itu terjadi di dekat kota Nice. Para tersangka dikabarkan mengenal Mohamed Bouhel (31), pelaku penyerangan truk maut yang tewas ditembak polisi setelah beraksi.

Dalam salah satu operasi penangkapan tersangka, polisi mengerahkan 40 orang menyerbu apartemen kecil di kawasan Rue Miollis. “Mereka semua masih satu lingkaran pertemanan,” kata seorang sumber di kepolisian seperti dikutip Sky News, yang dilansir merdeka.com

Aksi Bouhel menabrakkan truk ke kerumunan orang yang sedang menonton pesta kembang api pada Hari Bastille membawa petaka. Dilaporkan 84 orang tewas si tempat. Dari 202 korban luka, 52 masih kritis dan 25 lainnya koma.

Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls, menyatakan belum ada kelompok teror mengaku bertanggung jawab. Namun dia meyakini Bouhel sudah teradikalisasi. “Sudah jelas dari modusnya jika ini aksi terorisme. Yang kita cari sekarang jaringan yang mendukung aksi tersebut,” kata Valls.