Gubernur Kepri Ansar Ahmad melaunching aplikasi berbasis digital saat syukuran setahun kepemimpinannya bersama Wabug Marlin di Aula Wan Seri Beni, Dompak Tanjungpinang, Selasa (1/3)

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepri menggelar syukuran setahun masa kepemimpinan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Marlin Agustina, di Aula Wan Seri Beni, Dompak Tanjungpinang, Selasa (1/3/2022).

Dalam syukuran tersebut, disejalankan dengan peluncuran berbagai inovasi aplikasi berbasis digital di lingkungan Pemprov Kepri, dibawah kepemimpinan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wagub Marlin Agustina.

Aplikasi yang diluncurkan antara lain JAPRI GUB, MI Bedil SIMA-PK, SIMANJA V2, dan E DISPOSISI. Adapun aplikasi JAPRI GUB adalah Jaring Aspirasi Gubernur yang dimaksud sebagai sarana pengaduan, atau wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada Gubernur Kepri.

MI BEDIL SIMA-PK adalah Media Informasi Berbasis Digital Sistem Manajemen- Pendidikan Kepri, yang merupakan sistem informasi dan administrasi pendidikan yang ditujukan kepada tenaga pendidik dan masyarakat.

SIMANJA adalah Sistem Informasi Manajemen Kinerja versi 2, yang telah menerapkan SOTK dan SKP baru sesuai aturan terbaru Menpan RB.

E-DISPOSISI adalah aplikasi disposisi surat beserta catatan, yang diperintahkan pimpinan kepada instansi terkait.

Selain empat aplikasi berbasis digital tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga meresmikan peluncuran Penggunaan Tanda Tangan Elektronik, yang menggunakan aplikasi Besign di Lingkungan Pemprov Kepri, serta Launching ID card Pegawai Pemprov Kepri yang diintegrasikan dengan kartu e-money BRI (BRIZZI).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, memasuki tahun kedua kepemimpinannya bersama Wagub Marlin masih tetap pada kondisi pandemi Covid-19, maka kebijakan pembangunan haruslah dilakukan secara beriringan dan bersinergi, dengan upaya penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Pada tahun 2022 kami menargetkan percepatan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau, baik dari sektor ekonomi, pendidikan, sosial, infrastruktur, kesahatan dan lainnya. Perlu diketahui pada tahun 2022, APBD Provinsi Kepri sebesar Rp3,8 Triliun, yang akan disalurkan ke tujuh Kabupaten dan Kota se Kepri,” ujar Ansar.

Ansar Ahmad juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya, kepada seluruh komponen di Provinsi Kepri. Mulai dari seluruh jajaran OPD, jajaran Forkopimda, Pemerintah Daerah dan DPRD di seluruh Kabupaten dan Kota, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, alim ulama, cerdik pandai, dunia usaha dan swasta, kalangan pers serta masyarakat secara umum, atas semua partisipasi, bantuan dan dukungan.

“Sehingga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat memperoleh prestasi dan berbagai penghargaan, sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya,” ungkap Ansar Ahmad.(*)