Kundur News.

Indonesia kembali menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang digelar secara serentak pada 32 provinsi di Indonesia mulai dari 8—15 Maret 2016. Vaksin ini pun dipercaya bisa mencegah terjadinya penyakit polio.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, HM Subuh mengatakan, bahwa imunisasi polio harus dilakukan oleh anak-anak Indonesia. Pasalnya, hingga kini polio tidak dapat disembuhkan.

“Kenyataan di lapangan, polio menyebabkan kelumpuhan, polio tidak ada obatnya, tidak dapat disembuhkan, hanya dapat dicegah dengan imunisasi,” papar Subuh di Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K). Menurut Nila, hingga kini belum ada obat yang bisa mengatasi penyakit polio. Namun, untuk pencegahannya, bisa dilakukan melalui imunisasi.

Vaksin ini akan meningkatkan kekebalan tubuh seseorang dari virus polio. Selain itu, vaksin tersebut juga telah terbukti berhasil menurunkan 99% angka penderita polio di seluruh dunia.

“Kita tidak melihat apakah anak tersebut sudah pernah diimunisasi apa belum karena tidak masalah dilakukan (imunisasi) kembali,” ujar Nila.

Dari 125 negara, kini tinggal dua negara yang belum bebas polio. Indonesia telah dinyatakan bebas polio sejak tahun 2014 lalu. Pemerintah pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar membawa anak-anaknya dengan usia 0—59 bulan ke Pos PIN terdekat.

Polio merupakan penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan permanen hingga kematian. Penyakit ini disebabkan oleh virus polio yang menyerang sistem saraf manusia dan bersifat menular.

Untuk menghindarinya, Nila mengimbau agar setiap anak dibawa ke PIN yang digelar serentak pada 8—15 Maret 2016. Nila menjelaskan, untuk jenis vaksin yang diberikan berupa tetes. Oleh karena itu, sebelum memberikan vaksin, anak harus dipastikan dalam kondisi yang sehat.

“Kalau jenis vaksin oral berisi virus polio hidup yang dilemahkan. Dia bisa beriplikasi di dalam tubuh dan keluar melalui tinja. Pada anak yang sedang sakit harus ditunda pemberian vaksin ini supaya antibodinya kuat dulu,” papar Nila di Jakarta.

Pekan Imunisasi Nasional Polio akan dilakukan secara serentak di 32 Provinsi di Indonesia pada 8—15 Maret 2016. Sementara untuk provinsi Bali, akan digelar pada 15—22 Maret 2016.