konferensi_pengusaha_periklanan_se_asia_bali_siap_jadi_tua_rumah

Kundur News – Denpasar – Bali siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional bertajuk Konferensi Pengusaha Periklanan se-ASIA.

Konferensi yang rencananya digelar pada tanggal 8 – 10 Nopember 2017 akan dibuka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo. Kesiapan tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audensi rombongan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum P3I Pusat Harris Thajeb, di ruang rapat Gubernur Bali, Jumat (31/3).

Menurut Gubernur Pastika, ajang tersebut secara tidak langsung akan menjadi media promosi gratis bagi Bali khususnya sektor pariwisata. Dengan berkumpulnya para pengusaha periklanan tentu akan membawa dampak positif bagi Bali. “Saya berharap Bali mendapatkan promosi gratis dari perhelatan even ini. Jika kita promosi sendiri, coba bayangkan, berapa dana yang harus kita habiskan,” kata Pastika

BACA :  Bantu Lansia, Relawan Bali Galang Gerakan ‘Seribu Rupiah Sehari’

Pastika menjamin Bali siap menjadi tuan rumah, baik dari segi keamanan, maupun lokasi dan layanan yang mendukung. Jaminan itu bukan tanpa alasan, hal ini bisa dilihat dari riwayat Bali sebelum-sebelumnya yang sudah pernah menjadi tuan rumah berbagai even besar bertaraf internasional yang berlangsung dengan sukses. Bahkan di tahun 2018 juga sudah dijadwalkan berbagai even internasional lainnya, yang diperkirakan akan berlangsung hampir tiap 2 bulan sekali, dan akan menjadi tahun yang sangat padat bagi Bali.

Ketua Umum P3I Pusat Harris Thajeb menyampaikan Bali terpilih mewakili Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan tersebut setelah sebelumnya dilakukan bidding. Indonesia sebelumnya juga sudah pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1995.

BACA :  DPRD Bali Setujui Raperda Pengelolaan Sapi Bali Dijadikan Perda

Konferensi kali ini menurut Thajeb direncanakan diikuti 15 negara se-ASIA, dengan jumlah peserta mencapai 1.500 orang peserta. “Hampir 90% peserta sudah confirm untuk ikut, tentu ini akan menjadi konferensi yang sangat besar,” ujar Thajeb. *