Pemerintah-Provinsi-Bali-menargetkan-Luas-Tutupan-Lahan-40%
Ilustrasi tutupan lahan

Kundur News – Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali menargetkan memperluas luasan tutupan lahan mencapai 40%. Mengingat luas tutupan lahan di Bali saat ini baru mencapai 36,8%. Target tersebut disampaikan Kepala BLH Provinsi Bali Gede Suarjana pada acara Gerakan Kebersihan Dan Menanam Pohon Keanekaragaman Hayati serangkaian Hari Cinta Puspa, Hari Menanam Pohon Indonesia dan Hari Perempuan Menanam yang dipusatkan di Desa Pekramaan Sengkidu, Manggis, Karangasem, Jumat (8/12).

BACA: Gunung Agung Alami Erupsi Sesaat

Menurut Suarjana, target perluasan tutupan lahan dalam upaya mewujudkan target Bali Clean and Green. Perluasan tutupan lahan dengan penanaman pohon juga dilakukan dalam upaya menjaga keanekaragaman hayati, tanaman produktif, fungsi hidrologis, dan pelestarian tanaman langka.

Sedangkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap keterlibatan semua pihak dalam upaya menggalakkan penanaman pohon. Apalagi tumbuhan menyediakan kebutuhan oksigen untuk kehidupan.

“Menggalakkan penanaman pohon sebagai bentuk penghijauan dilingkungan sekitar, sehingga keseimbangan alam tetap terjaga” ungkap Pastika.

Gubernur Pastika menyatakan menjaga kebersihan dan keseimbangan alam merupakan kewajiban kita setiap orang, sesuai falsafah hidup orang Bali yakni Tri Hita Karana.

Makna Tri Hita Karana yakni menjaga keharmonisan dan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan yang diwujudkan dengan cara bersembahyang, keseimbangan antara manusia dengan sesamanya yang diwujudkan dengan cara saling menghormati dan saling membantu, serta keseimbangan manusia dengan alam yang diwujudkan dalam bentuk menjaga kebersihan dan menanam pohon.

BACA: Pemprov Bali Libatkan Mitra Usaha Dalam Memajukan BUMDes

Mendapat jawaban yang lengkap dari Sumiartini, Gubernur Pastika pun memberikan hadiah sejumlah uang tunai. Saat ditanya kegunaan hadiah tersebut, Ia menjawab dengan lugu akan dibelikan sepatu, “sepatu tiang ampun bolong,” ujarnya. Sumiartini yang ditunjuk tanpa sengaja oleh Gubernur Pastika karena sepintas melihat anak tersebut masih terdapat Bija dijidat usai sembahyang, juga sempat menceritakan kesehariannya yang harus ikut meburuh untuk biaya sekolah.

Mendengar penuturan Sumiartini, rasa simpatik dan kepedulian Gubernur Pastika pun tergugah, dan langsung menawarkan bantuan biaya kuliah. Sumiartini pun akhirnya akan dibantu biaya kuliah sesuai cita-citanya yakni di Sekolah Perhotelan, sembari menunggu Sumiartini tamat SMA.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan yakni Kepala BLH Provinsi Bali Gede Suarjana menyatakan kegiatan ini dilaksanakan guna percepatan peningkatan tutupan lahan yang saat ini baru mencapai 36,8% untuk menjadi 40% agar tercapai target Bali Green Province.

Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan diantaranya Pemprov Bali, Pemkab Karangasem dan instansi vertikal, PKK Peduli Lingkungan, pelaku usaha dan masyarakat dengan jumlah total sekira 750 orang, direncanakan menanam berbagai jenis tanaman sebanyak 2.200 pohon.

BACA: Bali Target Wujudkan Ketahanan Pangan Bali

Adapun jenis pohon yang ditanam diantaranya tanaman keanekaragaman hayati, tanaman produktif, fungsi hidrologis, tanaman langka, bambu dan kelapa daksina.

Acara turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan 1 unit sepeda motor roda tiga pengangkut sampah oleh P3E, yang diserahkan langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika kepada Desa Pekraman Sengkidu. Kegiatan turut dihadiri diantaranya oleh Bupati Karangasem IGA Mas Sumantri, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Bali Ny. Dayu Sudikerta, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali Dewa Nyoman Patra.*