penertiban _pramu_wisata_liar

Kundur News – Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika memerintahkan Dinas Pariwisata Bali dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali untuk melakukan penertiban terhadap pramuwisata liar yang beroperasi di Bali.

Perintah penertiban tersebut sebagai tindaklanjut dari laporan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Bali. Perintah penertiban disampaikan Made Mangku Pastika saat menerima audiensi dari Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Bali I Nyoman Nuarta di Kantoir Gubernur Bali, Renon-Denpasar, Rabu (8/3).

Pastika meminta agar penertiban terhadap pramuwisata liar tersebut semakin diintensifkan dan dilakukan proses penegakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mengingat keberadaan pramuwisata liar sangat merugikan bagi citra pariwisata Bali. “Tertibkan pramuwisata yang masih beroperasi tanpa ijin, tegakkan aturan sehingga akan ada efek jera, “ kata Pastika.

Gubernur juga meminta agar dalam melakukan penertiban melibatkan semua komponen terkait  termasuk didalamnya pihak kepolisian.  Para pramuwisata juga diminta untuk terus meningkatkan diri dengan pelatihan  serta dapat mengikuti trend yang ada di  bidang pariwisata sehingga nantinya  dapat meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan.

Sementara Ketua HPI Bali I Nyoman Nuarta menyampikan bahwa  terdapat penurunan penghasilan dari pada para pramuwisata yang disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut diantaranya karena adanya pramuwisata tak berijin yang beroperasi serta adanya  sopir yang merangkap sebagai pramuwisata.

Nuarta berharap upaya penertiban terus diintensifkan dan jangan sampai pramuwisata tak berijin mencoreng kualitas pariwisata Bali. Tindakan tegas juga diperlukan terhadap Biro Perjalaan Wisata ( BPW) tempat para pramuwisata tak berijin tersebut  bekerja.

Kedepannya pihaknya berharap agar sinergitas yang ada antara Pemerintah dan HPI akan terus meningkat sehingga pariwisata Bali yang berkualitas akan terwujud. Dalam audensi yang juga dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja I Made Sukadana  serta Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Ketua HPI Bali juga memperkenalkan kepengurusan baru organisasi HPI masa jabatan 2017-2022.*