puluhan-senpi-yang-ditemukan-di-sungai-siak-bukan-dari-riau

 

 

Direktorat Intelijen dan Keamanan Masyarakat (Dit Intelkam) Polda Riau memastikan, puluhan senjata api yang ditemukan nelayan di pinggiran Sungai Siak Pekanbaru, tidak berasal dari propinsi Riau.

Demikian disampaikan Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Djati Witoyo dikonfirmasi merdeka.com terkait penemuan senjata tersebut, Jumat (6/2).

Menurut Djati, pihaknya sudah mengirim surat ke beberapa instansi terkait barang tersebut. Dari beberapa instansi yang diberikan izin memakai Senpi, tidak ada yang mengaku memilikinya.

“Jenis dan nomor senjatanya sudah teridentifikasi. Ini merupakan senjata organik dan merupakan produksi sudah lama, dan tidak berasal dari Riau,” tegas Djati.

Djati belum bisa memastikan apakah Senpi temuan itu digunakan untuk aksi kejahatan. Pihaknya masih melakukan penelusuran, bekerjasama dengan jajaran Polresta Pekanbaru.

Menurut Djati, senjata tersebut masih aktif meskipun sudah berkarat.

Sebelumnya, Polresta Pekanbaru mengamankan puluhan senjata api (Senpi) berbagai jenis, Minggu (1/2. Lengkap dengan puluhan peluru, barang tersebut ditemukan berserakan di tepi sungai oleh pemancing.

Yang pertama menemukan senjata itu adalah Anton (45) di Jalan Pesisir tepian Sungai Siak Sabtu (31/01) malam.

Puluhan Senpi tersebut terdiri 13 unit wolter, 1 unit magman, 5 unit SW, 1 unit SB BS, 2 unit FB Record dan amunisi atau peluru panjang 17 butir.

Sewaktu memancing, Anton melihat karung di tepian sungai. Penasaran, Anton membuka karung tersebut dan dirinya terkejut karena berisi paku dan peluru. Sementara di sebelah karung ditemukan senpi berserakan.

 

 

 

(merdeka.com) http://www.merdeka.com/peristiwa/puluhan-senpi-yang-ditemukan-di-sungai-siak-bukan-dari-riau.html