RSA di Kundur

Tanjungbatu – Antusias masyarakat pulau Kundur atas kehadiran Rumah Sakit Apung (RSA), yang sandar di pelabuhan Airud/SPN di Kampung Balak Desa Sungai Sebesi, sangat tinggi.

“Animo masyarakat cukup tinggi, belum tiba saja kami sudah banyak yang menghubungi, kapan RSA ini akan hadir di Kundur. ini adalah hari kedua, kemarin hampir kurang lebih 80 pasien, untuk pagi ini sudah 115 pasien. Untuk tidak terlalu menumpuk, pasien akhirnya kami bagi pagi dan siang,” kata kepala RSA Nusa Waluya II, Dr. Irfan Lubis.

BACA :  Pasien di Rumah Sakit Apung Semakin Ramai, ini Jadwal Antrian yang Perlu Diketahui

Dikatakan kepala Rumah Sakit Apung lagi, kehadirannya di Kundur ini dari tanggal 21 Juni 2021 hingga 28 Agustus 2021, dan semua biaya digratiskan.

“Semua yang berobat disini semuanya gratis, tidak ada pengecualian, baik itu pengobatan umum, gigi, dokter specialis, operasi, semuanya gratis,” tandasnya.

Camat Kundur, Saifullah, sangat berterimakasih atas hadirnya RSA di Kundur. Kata dia, sangat membantu menunjang kesehatan masyarakat.

BACA :  Banyaknya Pasien, Hingga Lelah, Tenaga Medis Rumah Sakit Apung (RSA) Semakin Bersemangat

Kondisi RSA di Kundur

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak RSA yang telah hair di Kundur. walaupun di Kundur ini sudah ada Rumah Sakit, dengan kehadiran RSA ini akan menambah menunjang layanan kesehatan masyarakat Kundur dan sekitarnya,” kata Saifullah.

Kepala Puskesmas Tanjungbatu, Azman, mengungkapkan hal yang serupa. Mendukung dan berterimakasih atas kehadiran RSA di Kundur.

BACA :  Banyaknya Pasien, Hingga Lelah, Tenaga Medis Rumah Sakit Apung (RSA) Semakin Bersemangat

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak RSA yang telah membantu memberikan layanan kepada masyarakat dibidang kesehatan. Apalagi fasilitasnya dikategorikan lengkap ditambah tenaga-tenaga dokter specialis, sehingga pelayanan yang diharapkan masyarakat akan lebih baik,” kata Azman.

Azman juga mengajak masyarakat yang membutuhkan layanan sepecialis untuk dapat datang ke RSA ini.

“Karena ini juga ada operasi bibir sumbing, katarak, dan masih banyak lagi lainnya,” tukas Azman.*

Previous articlePemenang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI DPAD Inhil
Next articleDanlantamal IV Pimpin Sidang Pantukhirda Calon Taruna AAL Tahun 2021