Kundurnews – BANDUNG -Gubernur Jawa Barat mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Tingkat Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis 17 November 2016. ‎Satgas Saber Pungli yang diketuai oleh unsur Polda Jabar itu sebenarnya sudah berkerja sebelum pengukuhan. Mereka mulai melakukan identifikasi kegiatan pungli di lingkungan pelayanan pemerintahan tingkat provinsi Jabar.

“‎Pengukuhan hari ini untuk menghadirkan info ke publik bahwa Jabar serius hilangkan/berantas pungli yang ada. Mau besar, kecil juga (tetap akan diberantas). Kecil tapi kalau masif itu kan besar juga,” ujar Ahmad Heryawan, usai melantik.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat pungli. Masyarakat harus segera menolak jika ada praktek pungli. Jika diterima dan sama-sama memaklumi, pihaknya khawatir pungli jadi budaya, dianggap biasa. Sementara volume kerugian negara jelas akan besar.

“Harusnya ini milik negara, akibat pungli masuk ke pelaku-pelaku yang tidak jelas, ada pajak retribusi bayar sesuai tarif. Jika ada oknum minta lebih maka tolak, soalna tidak jadi bagian pembangunan negara, tidak jadi bagian kesejahteraan negara. Kami minta perilaku buruk hilang dan masyarakat nolak pungli di manapun,” ujar dia.

Terkait sasaran Saber Pungli, Heryawan mengakui tidak ada instansi yang dibidik. Pemberantasan pungli akan dilakukan di semua sektor, tidak ada urusan besar kecilnya pungli. “Saya tidak akan nebak-nebak (instansi mana yang rawan pungli), semua sektor, ga ada urusan gede kecil. Pusat sudah berkomitmen maka daerah juga harus berkomitmen berantas pungli,”ujar dia.

Selain di tingkat provinsi, Heryawan berharap pemerintahan kota dan kabupaten ikut membentuk saber pungli. Bahkan setingkat kecamatan maupun desa perlu ada tim saber pungli.*

 

(pikiranrakyat)