Kundur News – Karimun –  Untuk mendukung industri Pariwisata Kabupaten Karimun, PLN (Perusahaan Listrik Negara) mendatangkan sebanyak 17 unit mesin diesel pembangkit listrik berkapasitas 1.000 kiloWatt (kW) per unit  atau setara 17.000 kW. Melalui Pers rilis yang disampaikan manager SDM dan Umum PLN Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau, melalui pesan wa nya, mesin mesin itu telahpun tiba di Pulau Karimun Besar , Kabupaten Karimun pada hari Kamis, (5/10).

“Mesin baru ini tiba di Pulau Karimun pada tanggal 5 Oktober 2017 dan akan di tempatkan di power house yang telah disiapkan di atas tanah PLN yakni PLTD Bukit Carok”, tulisnya.

Nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Karimun itu, sebesar 84 milyar Rupiah.

“Hal ini dilakukan untuk mendorong tumbuhnya industri di Karimun, sehingga sejalan dengan program pemerintah provinsi dalam mewujudkan Karimun sebagai tujuan pariwisata dan wilayah perindustrian.  Mengingat letak geografis Karimun ini berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia,” tambah Dwi Suryo.

Stop-Mati-Lampu,-17-Unit-Mesin-PLN-Tiba-di-Karimun-(3)

Penambahan mesin pembangkit baru itu, sambungnya, berguna untuk meningkatkan keandalan dan tambahan pasokan pada Sistem Karimun yang selama ini kebutuhan listriknya meningkat rata rata 1.500 kW per tahun.  Mesin baru itu juga menjadikan cadangan listrik sistem yang terus meningkat dari 2% menjadi 35%.

Dengan begitu kemampuan PLN untuk menyediakan listrik di Pulau Karimun akan bertambah menjadi 35.500 kilo Watt dengan beban puncak saat ini 25.400 killo Watt. Daya sebesar itu yakinnya dapat memenuhi kebutuhan listrik warga Karimun yang selama ini dirasa pas-pasan, karena keterbatasan cadangan listrik, selain itu juga untuk mengantikan mesin yang sudah tidak optimal.

Stop-Mati-Lampu,-17-Unit-Mesin-PLN-Tiba-di-Karimun

“Sehingga apabila ada penambahan permintaan listrik baik untuk industri, usaha bisnis, perhotelan, pariwisata dan perumahan PLN siap memenuhi kebutuhan listriknya seperti membangun cold storage untuk menampung hasil tangkapan ikan serta mendorong investasi industri menengah seperti industri pembuatan kaleng soft drink,” terangnya.

Kelistrikan Karimun selama ini dipasok oleh pembangkit mesin diesel Bukit Carok dan PLTU Karimun  2 x 7 MW. Memasok listrik ke beberapa tempat seperti hotel berbintang, rumah sakit, industri minuman kaleng soft drink, pabrik es, industri makanan krupuk ikan tengiri, pusat-pusat kuliner dan sebanyak duapuluh satu (21) desa  yang ada di karimun.

Stop-Mati-Lampu,-17-Unit-Mesin-PLN-Tiba-di-Karimun-(8)

Setidaknya hingga saat ini PLN telah melistrik  21 desa di Karimun dengan jumlah pelanggan mencapai 40.000 pelanggan, artinya sudah 100 persen desa yang ada di Karimun telah menikmati listrik.

“Penambahan Pembangkit Listrik bertenaga diesel ini merupakan salah satu upaya PLN untuk memperbaiki kualitas layanan yang selama ini, apabila ada mesin pembangkit melakukan pemeliharaan,” pungkas Dwi Suryo.*

Stop-Mati-Lampu,-17-Unit-Mesin-PLN-Tiba-di-Karimun-(2)