riaugreen_Satu-Orang-Tewas-Diduga-Terkena-Perangkat-Babi-yang-Menggunakan-Kawan-Listrik

 

 

Seorang warga Selingsing kelurahan Pelintung Dumai, tewas diduga terkena Perangkap Babi (Jerat Babi) yang menggunakan Kawat dengan aliran Listrik, Informasi yang dirangkum, Kejadian tersebut pada, Sabtu (24/1/15) kemaren sore sekitar pukul 14.30 Wib.

Saat Dikonfirmasi RiauGreen.Com, Minggu (25/1/15), Kapolsek Bukit Batu AKP Sasli Rais melalui Kanit Reskrim Ipda Rudi Irwanto, SH, yang menangani kejadian tersebut, menyampaikan kronologis kejadian perkara.

“Kejadian itu, pada hari sabtu tanggal 25 januari 2015, sekira pukul 08.00 wib, dari saksi mata menerangkan, saat itu Puan yang sebagai penjaga kebun Yudi, sedang melakukan Patroli untuk mengawasi pekerjanya dan tiba-tiba melihat ada seorang pria dalam keadaan telungkup, kemudian Puan langsung memanggil anggotanya Juntak untuk melakukan pengecekan secara bersamaan, setelah dicek ternyata ditemukan seorang laki-laki sudah tidak bernyawa lagi dengan keadaan telungkup,” Kata Ipda Rudi Irwanto SH menerangkan.

Selain itu, Kata Ipda Rudi lagi, Nasir (36) warga Selinsing Kelurahan Pelintung kecamatan Medang Kampai tersebut, dalam keadaan tidak bergerak dan sudah kaku.

“Dengan adanya kejadian itu, kemudian selaku RT Junaidi langsung melaporkan kepada kades Tanjung Leban, kabupaten Bengkalis, dan Kades Tanjung Leban langsung menghubungi pihak Polsek Bukit Batu, setelah pihak Polsek mendapatkan laporan dari Kades tersebut, beberapa orang personil petugas kepolisian polsek bukit batu langsung meluncur ke lokasi kejadian perkara (TKP),” Ungkapnya

Kemudian pihak Polsek Bukit Batu, tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP. Disamping itu, pihak Polsek Bukit Batu masih menduga dengan kematian korban yang diakibatkan terkena setrum listrik jerat pemburu babi.

“Karna disamping korban ditemukan tewas, dan juga ada ditemukan sebuah kabel telanjang yang terpasang memanjang dan terdapat luka bakar dikaki korban. Yang mana menurut kesaksian dari RT bahwa sehari sebelumnya memang ada 4 org pemburu babi dengan menggunakan alat setrum listrik dengan mengenderai 1 unit mobil pick up L300. Dan pemburu itu juga meminta ijin kepadanya untuk berburu babi dilokasi perkebunan tempat korban ditemukan,” katanya lagi.

Untuk melakukan penyidikan, pihak Kepolisian Polres Bengkalis, melalui Polsek Bukit Batu langsung membawa korban untuk dilakukan Visum.

“Dan hasil dari visum sementara, ditemukan bekas luka bakar di kedua punggung dan kaki korban. Ditambahkan Ipda Rudi lagi bahwa pada saat itu,  Korban ingin mencari makanan sapi dan sekalian menjerat ayam hutan, dan pada saat itu juga, korban tampa ditemani dan seorang diri,” tutup Ipda Rudi Irwanto SH. (d’ari)

 

 

 

(riaugreen.com)