Kundurnews – Karimun Kepulauan Riau. Bupati Karimun, Nurdin Basirun secara langsung mewisuda 22 orang santri-santriwati Yayasan Raudhatul Athfal Kahfi Al-Karim tahun pelajaran 2014-2015 Desa Jang, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Rabu (3/6/2015).

Wisuda disejalankan dengan penyerahan penghargaan siswa berprestasi dan teladan sebanyak 10 orang ini diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu santri, Muhd. Supairin, dilanjutkan dengan pantun berbalas dihadiri Kabag Humas Pemkab Karimun, M. Yosli, Kakaknpora, Umar, Kabag Kesra, Usman, Kepala BPMD dan Kesbang, Hurnaini, Camat Moro, Fidias dan masyarakat setempat.

Ketua Yayasan Raudhatul Athfal Kahfi Al-Karim, Nurhidayat menyampaikan, didirikan taman pendidikan Islam menginggat sangat pesatnya ilmu teknologi di zaman modern saat ini.

Berawal dari itu lanjutnya, di tahun 2010 lalu mulai dibangun gedung yayasan diatas lahan dua hektar. Pada tahun 2013, gedung selesai dikerjakan.

“Selama dikerjakan gedung, tiga tahun kedepannnya masih meminjam tempat lain. Meskipun gedung sendiri sudah berdiri, masih banyak kekurangannya. Namun kami (pihak yayasan) tidak patah semangat dan pantang menyerah untuk membentuk karakter anak didik yang cerdas serta menjadi soleh-soleha, sesuai dengan visi dan misi,” ujarnya.

Lanjut Hidayat panggilan akrabnya, Yayasan Raudhatul Athfal Kahfi Al-Karim sejak tahun 2011-2012 sudah dibagi menjadi dua kelompok (A dan B). Kemudian di ajaran tahun 2014-2015, jumlah keseluruhan santri-santriwati 31 orang, dengan 4 tenaga pengajar (guru) yang sudah termasuk Kepala Sekolahnya.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya menyebutkan, dalam menghadapi era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) harus dipersiapkan SDM anak-anak usia dini.

“Pendidikan Islam seperti ini sebagai wahana untuk mengembangkan dan membentuk karakter, berbudi pekerti dan berakhlak mulia anak-anak usai dini, yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Nurdin mengucapkan selamat kepada santri-santriwati Yayasan Raudhatul Athfal Kahfi Al-Karim akan meneruskan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) di wisuda.

“Semoga santri-santriwati di yayasan ini, menjadi anak-anak soleh dan soleha,” pungkas Nurdin.

+
nko
Berita dari Karimun
+