Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Kundur News – Anambas – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Kecamatan Siantan Selatan, sebagai wadah  kegiatan guru memiliki peran yang strategis dalam pengembangan diri dan kompetensi guru. Perubahan kurikulum dari KTSP (Kurikululum Tingkat Satuan Pendidikan) menjadi Kurikulum 2013 oleh Kemendikbud seolah menambah beban berat dan sekaligus tantangan tersendiri bagi kebanyakan guru. Betapa tidak, persoalan yang bersifat teknis dan non teknis masih ditemui dalam proses kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, MGMP-SMP Kecamatan Siantan Selatan berusaha menjembatani hal tersebut dengan menyelenggarakan kegiatan BIMTEK Penguatan Kurikulum 2013 selama tiga hari.

Menurut Ketua MGMP-SMP Kecamatan Siantan Selatan Daniel H Nainggolan, kegiatan yang dimulai dari 30 Maret sampai 01 April 2017  merupakan realisasi program jangka pendek yang harus diikuiti oleh seluruh guru SMP di Kecamatan Siantan Selatan.

“Saya berharap bahwa dengan adanya kegiatan BIMTEK Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 bisa memberikan manfaat dan mampu menjawab persoalan-persoalan guru, baik dalam mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran maupun menghadapi masalah-masalah di kelas”.

BIMTEK Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 yang dihadiri oleh Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Siantan Selatan dan Siantan serta Kabid Dikdas, secara resmi di buka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga KKA, berlangusung mulai tanggal 30 Maret – 01 April 2017, mencoba memberikan terobosan baru dengan menyelenggarakan kegiatan tersebut di Ibu Kota Tarempa, tepatnya di SDN 001 Tarempa.

“ Pada prinsipnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mendukung dengan kegiatan ini, karena selain keberanian dengan sumber dana iuran mandiri MGMP-SMP Kecamatan Siantan Selatan, guru-guru juga akan termotivasi untuk menambah informasi-informasi baru terkait dengan kurikulum 2013.” Kata, seketaris Disdikpora KKA.

Dra. Asiah yang belum lama ini menjabat Sekretaris Disdikpora KKA, dalam sambutannya mengatakan bahwa ada harapan besar dalam kegiatan ini, yaitu agar BIMTEK Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 tidak berhenti saat ini saja, melainkan program-pragram rutin lainnya juga harus berjalan beriringan dan tentunya konsisten serta akan berdampak positif pada kinerja para guru atau pegawai baik PNS/Non PNS, khususunya di Kecamatan Siantan Selatan, bahkan sedapat mungkin akan berpengaruh pada prestasi siswa-siswinya, baik dibidang akademik maupun mental dan spiritual (akhlaq) di sekolahnya. Ke-Halaman_Selanjutnya