Belum-Tiga-Bulan-Jalan-Aspal-Sudah-Hancur,-Warga-Kuta-Minta-Pemerintah-Aspal-Ulang
Jalan Kampung Dalam, Kecamatan Kundur Utara

Tanjungbatu – Masyarakat Kampung Dalam Kecamatan Kundur Utara kecewa terhadap realisasi pekerjaan proyek pengaspalan jalan hotmix sepanjang 825 Meter di kampung itu, belum tiga bulan, jalan sudah hancur.

Salah seorang warga yang tinggal di samping jalan, Mel, menyatakan, pihaknya atas nama masyarakat setempat mengaku sangat kecewa melihat realisasi pekerjaan proyek pengaspalan jalan hotmix tersebut.

Dikatakannya, realisasi pengaspalan jalan sebagai penghubung dua kecamatan, Kundur Utara dengan Kundur, saat ini dalam kondisi jalan tambal sulam. Selain terdapat bagian-bagian aspal yang berserakan, tambal sulam yang dilakukan proyek, membuat jalan menjadi bergelombang.

“Kondisi jalan memang sudah hancur-hancuran, padahal baru saja selesai dikerjakan pada sekitar sebelum menyambut puasa kemarin, baru beberapa bulan kondisinya sudah hancur, apalagi kalau sudah bertahun,” kata Mel, (06/08/18).

Ia mengatakan, dibagian aspal yang ditambalnya terlihat seperti tempelan aspal lain yang beda kualitas, sehingga jalan tak ubahnya seperti jalan yang sudah berusia puluhan tahun, yang penuh tambal sulam, atau bukan bentuk jalan dari pengaspalan hotmix yang baru dibuat. “Kami memperkirakan jika seperti ini kondisinya maka badan jalan tidak akan bertahan lama, dipinggir-pinggir aspal sudah tampak batu-batu mulai berserakan.

Karena itu, pinta warga kampung dalam, meminta pemerintah daerah bersama kontraktor segera mengaspal ulang kembali jalan tersebut, yang sesuai spesifikasi atau sesuai yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). “Dinas PU harus bertanggung jawab, dia yang salah karena tidak ada pengawasan, nampak sekali bekerja tidak sesuai prosedur,”kata dia.*