KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq ikut merayakan Imlek 2569 di Kelenteng Cetya Vidya Sasana, yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun, Kamis malam (22/2).

Aunur Rafiq pun turut serta menyantap mie campur secara bersama-sama dengan para tamu undangan. Setelah sebelumnya ia diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan kepada para hadirin yang merayakan Imlek.

BACA :  Ini Langkah Tegas Bupati Karimun Untuk Menekan Angka Covid-19

“Tema yang diusung pada perayaan Imlek oleh PSMTI ini sangat menarik, yakni Kebhinekaan Tonggak NKRI, yang diambil dari filosofi makan mie campur secara bersama-sama. Sehingga untuk membangun semuanya kita perlu keragaman dan perlu kebihnekaan. Sebagaimana tema yang diusung,” pesan Rafiq.

Ia pun menyatakan masyarakat saat ini sudah bebas merayakan Imlek, hal itu pun berkat kebihnikaan. Sebagaimana saat ini kemeriahan Imlek yang terjadi di Pulau Karimun, juga diikuti warga Tionghoa di Kundur, Moro dan Buru.

BACA :  Kegiatan Literasi. Mendorong Masyarakat Menggunakan Internet Secara Cerdas

Sementara, Ketua PSMTI Kabupaten Karimun, Edi Asun mengaku, perayaan Imlek 2569 yang merupakan tahun anjing, memiliki makna bahwa orang yang setia. Sebagaimana tipikal anjing sangat setia dan bisa menjaga rumah.

“Semoga Imlek tahun ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya,” harap Edi.(*)

Previous articleMedco E&P Natuna Ltd Salurkan Bantuan Pendidikan Kepada Mahasiswa Anambas
Next articleJalan Selayang Panjang Sangat Memprihatinkan, Condong Hampir Ambruk