cara-jokowi-percepat-pembangunan-agar-tak-dibilang-omong-doang

 

 

 

Presiden Joko Widodo memastikan akan membangun kereta cepat sekelas ‘Shinkansen’ tahun ini. Namun demikian, Jokowi masih merahasiakan jalur mana yang dibangun dan dilalui kereta cepat tersebut. Jokowi merahasiakan jalur kereta karena tak mau dicibir masyarakat dan disebut hanya bicara saja.

“Nanti kalau sudah pancangnya dipasang, baru. Ini baru kita urus supaya betul-betul. Saya nanti dipikir omang-omong terus, mulai saja belum. Ya dilihat saja nanti,” kata Jokowi seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet di Jakarta.

Memang tidak sedikit pihak yang mencibir Presiden Jokowi hanya bermanis mulut saja. Salah satunya datang dari Ketua DPP Partai Gerindra Desmon J Mahesa.

Pada September tahun lalu, Desmon mengkritik program Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar yang menjadi janji kampanye Presiden Jokowi. “Gimana apa omongannya terbukti? Apakah pemegang Kartu Indonesia Sehat jadi sehat dan pemegang kartu pintar jadi pintar?,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta.

Desmon menegaskan pihaknya berkomitmen akan terus mengawasi kinerja Presiden Jokowi. “Apakah semua omongan Jokowi terealisasi dengan kinerja menteri-menterinya? Atau omong kosong saja? Kita lihat pembuktiannya,” tegasnya.

Presiden mungkin tidak hanya sekali atau dua kali mendengar kritikan seperti ini sehingga dia bereaksi. Apa saja cara Jokowi untuk memastikan program pembangunannya terealisasi? Berikut merdeka.com akan merangkumnya untuk pembaca.

Siap jewer dan injak penggarap proyek jika realisasi lamban

Presiden Joko Widodo kembali menebar ancaman pada pengembang proyek jalan tol, termasuk yang menggarap proyek tol Trans Sumatera. Seperti dilansir Antara, saat groundbreaking proyek jalan tol Trans Sumatera, Presiden Jokowi meminta anak buahnya melapor jika pengerjaan proyek itu tidak beres.

“Kalau ada yang tidak benar mengerjakannya harap lapor kepada saya supaya bisa ditindaklanjuti. Kalau perlu dijewer saya jewer, kalau perlu diinjak saya injak. Pokoknya laporkan karena kita kerja untuk rakyat,” ujar Jokowi saat groundbreaking jalan tol Bakauheni-Terbangi di Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Presiden menginginkan proyek tersebut dikerjakan dengan benar dan sesuai target yang ditetapkan. “Harus ada target,” tegasnya.

Pembangunan jalan tol Trans-Sumatera untuk lintas Lampung-Palembang ditargetkan rampung tiga tahun dan agar keseluruhannya tersambung sampai Aceh ditarget sampai 2080 yang dikerjakan secara bertahap.

 

Jokowi ke investor: Jika Anda menemukan masalah, telepon saya

Di beberapa kesempatan lawatan ke luar negeri, baik di pertemuan bilateral maupun pertemuan global, Presiden Joko Widodo kerap mempromosikan potensi menanamkan modal di Indonesia. Pasalnya, penanaman modal sangat membantu kelancaran penggenjotan pembangunan di Indonesia.

Tidak heran jika di Gelaran World Economic Forum (WEF) yang tahun ini digelar di Jakarta, kembali dijadikan ajang ‘jualan’ oleh Presiden yang akrab disapa Jokowi, demi menarik minat investor asing sebanyak-banyaknya.

Demi dana dari investor asing, Jokowi rela melayani komplain dari investor. “Anda bisa melihat peluang yang luar biasa di sini, silakan Anda investasi di Indoensia. Jika Anda menemui masalah, telepon saya,” ujar Jokowi dalam sambutannya di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat.

Jokowi mencoba meyakinkan investor, mereka tidak akan rugi jika menanamkan modal di Indonesia. “Saya berdiri di sini mengundang Anda untuk bergabung dalam petualangan yang laur biasa dan menjanjikan profit yang luar biasa,” katanya.

 

Pecat menteri jika tak mampu penuhi target

Jokowi menegaskan dirinya akan melihat ketercapaian target dari para menteri jajaran kabinetnya.

“Kan setiap tahun ada targetnya. Targetnya kualitatif dan kuantitatif. Targetnya harus kongkret, kalau tidak mencapai target masa mau diteruskan, kerja berdasar target dong,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta.

Jokowi mengaku tidak akan segan mencopot para menteri yang memiliki performa buruk. “Hak prerogatif presiden. Mau diangkat, mau diberhentikan, itu hak prerogatif presiden, kapan pun,” imbuh Jokowi.

 

Jokowi perintahkan BUMN terus lakukan terobosan

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan terobosan program terkait pembangunan. Khususnya, terhadap BUMN yang mempunyai tabungan atau simpanan dana besar.

“Banyak orang sampaikan ke saya. Pak apakah tidak terlalu ambisius setahun bagun sejuta rumah? Saya sampaikan kalau dikerjakan normal dan biasa gak akan capek. Tetapi kalau berani melakukan loncatan angka itu akan bisa tercapai. Dengan cara apa? Tiga minggu lalu saya kumpulkan BUMN-BUMN yang mempunyai tabungan besar. Sudah bertahun-tahun hanya ditaruh di bank, dapat bunga kecil karena tidak berani ambil resiko,” tegas Jokowi dalam sambutanya dia acara Grounbreaking dan Pencanangan Program Pembangunan Rusunawa bagi Buruh Menyambut Hari Buruh Internasional 2015 di Lingkungan Krajan, Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

http://www.merdeka.com/uang/cara-jokowi-percepat-pembangunan-agar-tak-dibilang-omong-doang/jokowi-perintahkan-bumn-terus-lakukan-terobosan.html