Inhil – Gedung baru 4 lantai milik Rumas Sakit Umum Daerah Puri Husada (RSUD-PH) Tembilahan akan diresmikan setelah selesai audit lanjutan (tahap II).

Hal itu diungkapkan oleh Direktur RSUD PH Tembilahan dr Saud Pakpahan kepada wartawan saat ditemui di RSUD PH Tembilahan jalan Jenderal Sudirman No.546, Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kamis (19/5/22).

“Audit lanjutan akan dilakukan pada akhir bulanlah, akhir bulan Mei, diaudit oleh pihak Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), inspektorat, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jadi apabila itu udah selesai nanti, baru ke proses pembayaran selesai pembayaran baru serah terima, baru peresmian,” katanya.

BACA :  Peringati Hari Osteoporosis Sedunia, RSUD Puri Husada Tembilahan Gelar Senam

Menurut dr Saud Pakpahan, peresmian gedung ini di perkiraan akan terealisasi satu bulan atau sampai satu bulan setengah kedepan. Karena ini tergantung lama audit yang dilakukan oleh pihak APIP, setelah itu nanti baru proses pengajuan pembayaran mudah-mudahan bisa lebih cepat.

Meski belum melakukan serah terima, namun gedung tersebut sudah mulai difungsikan. Mantan Kepala RSUD Tengku Sulung itu menjelaskan bahwa pihaknya memfungsikan gedung tersebut karena beberapa hal, diantaranya adalah untuk mengantisipasi banjir, yang ke 2 sudah tidak layak untuk ditempati pada bagian bawah, dan yang ke 3 menata pelan-pelan walaupun belum serah terima namun diperbolehkan untuk menggunakannya.

BACA :  Peringati Hari Osteoporosis Sedunia, RSUD Puri Husada Tembilahan Gelar Senam

“Dengan bangunan yang ada itu sudah 3 lantai yang kita memanfaatkan, kantor sudah pindah, untuk lantai paling atas masih beproses dan pemindahannya pelan-pela, karena lantai paling atas digunakan khusus ruang rawat inap. Karena, ini kan bangunan kosong dan isinya tidak ada, jadi kami menggunakan meja yang lama yang pastinya sudah diperbaiki,” ujarnya.

BACA :  Peringati Hari Osteoporosis Sedunia, RSUD Puri Husada Tembilahan Gelar Senam

Terakhir dr Saud Pakpahan menjelaskan bahwa tinggal satu poli yang belum pindah ke gedung baru, karena masih menunggu lift berfungsi agar memudahkan pasien untuk berobat.

“Poli jantung akan dipindahkan setelah lift sudah bisa dioperasikan karena masih tahap administrasi, setelah itu bisa langsung pindah ke lantai 2 . Kita perkirakan diakhir Juni mudah-mudahan tidak ada halangan sudah pindah semuanya,” imbuhnya.*

Previous articleKodim 0314/Inhil Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-114
Next articlePolsek Kundur Polres Karimun Ungkap Kasus Pencabulan Balita 3,5 Tahun