Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam study banding ke Banyuwangi, Senin (7/2)

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad akan menerapkan Mal Pelayanan Publik (MPP), namun sejauh ini dia masih akan belajar dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, sehingga telah melakukan study banding ke pemkab tersebut, Senin (7/2).

Dalam study banding ke Banyuwangi, Ansar Ahmad membawa semua Bupati di Provinsi Kepri untuk ikut serta, dengan tujuan agar pelayanan bagi masyarakat dapat semakin dipermudah.

“Selama kunjungan di Banyuwangi, difukuskan kepada mall pelayanan publik. Diaman realisasinya di Banyuwangi sangat baik, sehingga akan diterapkan di Kepri nantinya,” ujar Ansar.

Dikatakan Ansar, memasuki dua tahun kepemimpinannya dengan Wagub Kepri Marlin Agustina, maka dia akan lebih memperkuat pelayanan publik, dengan melakukan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Karena letak geografis Provinsi Kepri terdiri dari pulau-pulau, maka mall pelayanan publik yang terintegrasi dengan konektivitas digital akan semakin memudahkan masyarakat, dalam mengurus administrasi ataupun perizinan,” jelasnya.

Jika nantinya mall pelayanan publik telah diterapkan, maka akan dapat menunjang investasi untuk terus berdatangan, karena semakin memberikan kemudahan dalam hal perizinan.

“Sesuai dengan karakteristik daerah kita, sehingga sangat cocok jika diterapkan di Kepri,” pungkas Ansar.(*)