Gubernur Pastika Pastikan Netral Pada Pilgub Bali

    Denpasar – Gubernur Bali Made Mangku Pastika memastikan akan bersikap netral selama pemilihan gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang. “Saya akan mendukung siapa pun paslon-paslon yang ada, karena mereka pasti putra-putra terbaik Bali, yang penting apa yang mereka laksanakan nanti demi kesejahteraan rakyat Bali” tegas Pastika saat meninjau proses pendaftaran pasangan calon (paslon)  Gubernur dan Wakil Gubernur Wayan Koster bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, Senin (8/12).

    BACA: Gubernur Bali Peringatkan ASN Jaga Netralitas Saat Pilgub

    Pastika menekankan beberapa hal penting yang tidak boleh dilanggar guna mewujudkan pelaksanaan pemilu yang aman dan damai. Hal penting tersebut yakni tidak boleh adanya money politic, kekerasan, dan black campaign.

    “Semua harus berjalan dengan damai, tidak perlu ada black campaign, jangan ada main-main uang, tidak boleh keras-keras, jika menang maka menanglah secara elegan dan bermartabat sehingga mendapat dukungan dari seluruh rakyat Bali, ini saya berpesan kepada seluruh masyarakat Bali, baik penyelenggara maupun masyarakat umum,” ujar Pastika.

    Pastika mengaku akan melakukan pemantauan untuk memastikan kesiapan KPUD Bali dalam pelaksanaan Pilgub Bali. Apalagi pelaksanaan Pilgub Bali menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

    Kepada KPU, Pastika berpesan agar penyelenggaraan Pemilu berlangsung secara damai, aman, fair dan adil. Apabila tidak fair atau adil maka akan ada ketidakpuasan yang berpotensi menimbulkan kekacauan.

    Pada kesempatan itu, Gubernur Pastika turut didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Bali Putu Jaya Suartama serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra.*