gunung-agung-kembali-meletus,-abu-mencapai-3000-meter-mengarah-ke-lombok
Letusan Gunung Agung, foto: kompas

Kundur News – Gunung Agung di Karangasem Bali kembali meletus pada Minggu (26/11). Laporan aktivitas Gunung Agung yang disusun oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan mulai pukul 00.00 WITA hingga pukul 06.00 WITA, letusan abu vulkanik mencapai 3.000 meter dari puncak kawah mengarah ke arah pulau Lombok.

BACA: Gunung Agung Erupsi Mengeluarkan Abu Setinggi 1.500 Meter

Erupsi puncak kawah gunung terpantau terjadi sekitar pukul 05.05 WITA, dilanjutkan erupsi berikutnya terjadi sekitar pukul 05.45 WITA dengan ketinggian semburan mencapai 3.000 meter dari puncak kawah gunung berapi yang memiliki ketinggan 3.031 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sebelumnya sebagian masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dan II terpaksa kembali mengungsi, seperti Desa Rendang, Pesaban, Sidemen, dan Klungkung.

Hujan abu turun di sekitar Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Saat meletus, cuaca cerah dan berawan.

Suhu udara 22-23 C dan kelembaban udara 84-86 %. Secara visual Gunung Agung terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 1.000-3.000 meter di atas puncak kawah.

Kegempaan masih terjadi. Vulkanik dangkal sebanyak 5 kali dengan amplitudo 1-23 mm, durasi 5-45 detik. Vulkanik dalam 4 kali dengan amplitudo 4-23 mm, S-P 1-2 detik, durasi 7-35 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-2 mm (dominan 1 mm)

Dalam laporan yang disusun oleh I Nengah Wardana Martanto itu, Gunung Agung masih berada di level III atau siaga.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung baik pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak Gunung.