Karimun – Kepala Desa Teluk Radang, Ngadino, sampaikan terimakasih karena Desa Teluk Radang telah ditunjuk dan diresmikan sebagai Kampung Tangguh dalam mendukung program Nasional, Rabu (17/02/2021).

Ngadino dalam sambutannya, mengatakan, sejak pademi covid-19, atau sejak Maret 2020, pihaknya sudah mencanangkan kegiatan-kegiatan penanganan covid-19 melalui dana desa, sesuai dengan surat edaran dari Kemendes.

“Hingga saat ini banyak hal yang sudah kami lakukan untuk penanganan covid-19, mulai dari pengadaan masker, handsanitizer pengadaan tempat cuci tangan dan lainnya. Sedangkan warga desa yang berada di luar negeri yang pulang, kita lakukan karantina. Alhamdulillah semuanya negative, dan sampai saat ini semua warga desa Teluk Radang semuanya dalam keadaan sehat, tidak ada yang positive covid-19,” kata Ngadino.

“Sesuai dengan surat edaran Mentreri, kita sudah juga menyalurkan BLT untuk sebanyak 250 Kepala Keluarga. InsyaAllah pada 2021 ini kita kembali menyalurkan BLT Tahun 2021. Kita juga sudah siapkan Posko Relawan menggunakan gedung Pustaka, ruang Evakuasi menggunakan Posyandu, ruang iolasi menggunakan Pustu, Lumbung Pangan, Ketahanan pangan yang berlokasi di kampung Jawa, dan sanitasi air bersih dan dapur umum,” ungkapnya.

BACA :  Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Desa Teluk Bayur Diresmikan Oleh Wakapolres

Ngadino juga menerangkan, dalam pademi covid-19, salahsatu warga yang sebelumnya sebagai peserta penerima BLT, kini sudah tidak lagi menerimanya dikarenakan telah berhasil dengan usaha tambak ikan melalui program-program tersebut.

“Dengan keberhasilan usaha tambak ikan tadi, pada 2021 ini warga tersebut sudah tidak lagi sebagai penerima BLT,” ungkapnya.

Pada tahun 2021 ini, dari hasil musyawarah desa, pihak desa Teluk Radang akan fokus kepada peningkatan sektor pertanian.

“Dilihat dari strategis wilayah desa Teluk Radang, BLT akan dikurangi dan akan dilarikan ke program Padat Karya Tunai. PKT dengan cara mengupah masyarakat untuk menggarap lahan pertanian, dimana hasilnya untuk masyarakat itu sendiri. Jadi, inilah salah satu cara kami untuk ketahanan pangan desa Teluk Radang, sehingga putaran uang tidak kemana-mana,” ungkapnya.

BACA :  Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Desa Teluk Bayur Diresmikan Oleh Wakapolres

“Kami berharap, mudah-mudahan dengan ditunjuknya desa Teluk radang sebagai kampung tangguh, apa yang diniatkan kita semua, desa teluk Radang benar-benar akan Tangguh dalam segala hal dan berjalan dengan baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata Ngadino.

Kegiatan Peresmian dan Penilaian Kampung Tangguh Desa Teluk Radang, dilakukan peninjauan lokasi desa, berupa pengecekan speed boat siaga Desa Teluk Radang, peninjauan Ketahanan pangan di Kampung jawa desa Teluk Radang, peninjauan ternak dan Kandang lembu dan pembuatan pupuk kompos di Kampung Asam desa Teluk Radang, pengecekan poskamling, panen ikan bandeng di Tambak ikan.

BACA :  Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Desa Teluk Bayur Diresmikan Oleh Wakapolres

Kegiatan dilakukan oleh Bupati Karimun yang diwakili oleh Asisten 1 Pemkab Karimun Muhammad Tang, Kapolres Karimun diwakili Kabag Sumda Kompol Suhaili, Dandim 0713 / TBK diwakili Pasipers Kapten Inf Nainggolan, Danlanal TBK diwakili oleh Letda Pom Agus Susanto, Kapolsek Kuba AKP Edi Suryanto, Kasat Binmas Polres Karimun AKP Bt Nasution, Kasat Pol Air Iptu Binsar Samosir, Camat Kundur utara Isnaidi, Kepala Puskesmas Kundur utara H.Dwiyono, sejumlah personil Polsek Kuba, TOGA dan TOMAS.

Kapolres Karimun yang diwakili Kabag Sumda, Kompol Suhaili, mengatakan, dengan kampung tangguh diharapkan desa Teluk Radang benar-benar tangguh dalam segala hal.

“Sinergitas TNI Polri dan Pemkab Karimun beserta semua elemen dalam mencegah penyebaran Covid-19. Suksesnya Program Kampung Tangguh Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah guna pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19 dimulai dari RT, RW dan Desa,” kata Suhaili.*