Jalan air Padang, Kepulauan Anambas, Kepri, Rusak Parah- Kundur News
Jalan air Padang, Kepulauan Anambas, Kepri, Rusak Parah- Kundur News

Kundur News  – Anambas. Tarempa.  Jalan yang berada diwilayah Air Padang  yang menghubungkan Tarempa dengan desa Antang , Tarempa Timur Rusak parah. Tidak hanya sekedar rusak, bahkan jalan-jalan yang dibangun di desa itu seolah tidak terawat sehingga semak belukar hampir menutupi badan jalan, bagaikan daerah tidak berpenghuni dan tidak ada pemerintahan.

Jalan yang sebelumnya berukuran selebar  5 Meter, akibat  terlalu malas untuk membersihkan atau memperhatikannya membuat jalan-jalan di daerah itu tertutup semak yang kini menyisakan 1,5 Meter.

“Sebenarnya badan jalan yang ada itu lebar tapi karena banyak rumput menjalar ketengah dan tidak ada yang memotong rumput itu, jadi badan jalan tertutup rumput dan semak,”  Uangkap Amir salah satu pengguna jalan (1/1/17)

Menurutnya jalan-jalan itu perlu diperhatikan oleh sejumlah pihak terutama adalah pemerintah setempat, paling tidak dapat mengajak masyarakat untuk bergotong royong. “ Sepertinya Tanpa ada pengawasan dari pemerintah untuk mengontrol kondisi  fisik setiap jalan,  setelah dibangun,  kemudian dibiarkan tanpa pemeliharaan”. Tambahnya lagi.

Jalan air padang kecamatan siantan kabupaten kepulauan Anambas berlobang semak belukar hampir menutup ruas jalan - Kundur news-2-1-17
Jalan air padang kecamatan siantan kabupaten kepulauan Anambas berlobang semak belukar hampir menutup ruas jalan – Kundur news-2-1-17

Jalan lainnya yang mengalami hal yang sama yakni jalan Tarempa Rintis tepatnya diatas jalan pagar batu serta kampung Baru Tarempa disamping Mapolres Tarempa. Di jalan itu terdapat dua jalur dari Tarempa menuju Rintis. Satu jalur bawah dan satu jalur atas. Untuk jalur bawah biasa digunakan sementara itu jalur atas tidak pernah digunakan sehingga kondisinya saat ini juga ditumbuhi semak belukar.

Pengguna jalan yang lain juga menuturkan hal yang sama, menurutnya akibat jalan dipenuhi semak karena jalan-jalan itu banyak yang rusak dengan kondisi pecah-pecah sehingga masyarakat enggan untuk melintas, yang berakibatkan semak-semak dengan mudah menjalar.

 

( FD kka )