Ilustrasi KIP Timah
Ilustrasi KIP Timah

Tanjungbatu – Setelah ditolak oleh masyarakat melakukan penambangan timah di laut Kelurahan Sawang, Kapal Isap Produksi Timah (KIP) mitra Timah, dikabarkan akan kembali merapat ke Kundur, tepatnya di laut Gading dan Lubuk. Hanya saja tidak dapat diketahui pasti kapan kapal tersebut mulai beroperasi, dan apa nama kapal-kapal tersebut.

Hal itu disampaikan oleh salah satu nara sumber kepada Kundur News, dan saat dikonfirmasi kembali kepada nelayan yang lain, membenarkan bahwa Kapal Isap Produksi Timah memang benar akan beroperasi di laut Gading, Kecamatan Kundur.

BACA :  Protes Atas Operasinya Kapal Isap Timah, Warga Ungar Dirikan Spanduk

Nelayan yang enggan menyebutkan namanya itu menyebutkan, pada hari ini tadi pihak pengurus KIP swasta melakukan penyerahan uang kepada perwakilan nelayan. Penyerahan dilakukan di salahsatu rumah makan padang di tanjungbatu Kota.

“Jumlahnya hingga ratusan juta, angka pastinya saya kurang jelas,” ujar sumber kepada Kundur News, Kamis, (23/12/2021).

Dikatakannya lagi, pembagian uang dari KIP tersebut berupa uang kompensasi, atau ganti rugi. Dengan perhitungan per nelayan mendapat Rp 416.000,-

BACA :  Setelah Dipaksa Mundur, Kapal Isap Timah di Gading dan Lubuk Akhirnya Angker Di Laut Sei Buluh

Untuk memastikan kabar tersebut, secara acak Kundur News coba melakukan pengecekan terhadap salahsatu nelayan. Merekapun membenarkan kabar KIP akan beroperasi di laut Gading.

“Benar, akan ada KIP masuk di laut kita, jumlahnya yang saya tau ada tiga KIP untuk sementara waktu ini,” ujar sumber.

Saat ditanya terkait sosialisasi, nelayan-nelayan tersebut menyebut,” tak pakai sosialisasi, cuma bagi-bagi duit. Tapi saat ini kami belum terima, mungkin masih sama pengurus,” tukasnya.*

Previous articleRatusan Kader Posyandu Se-Pulau Kundur Sampaikan Inspirasi Kepada Dua Anggota DPRD Provinsi, Ery dan Rocky
Next articleJaminan Pangan Aman, Badan POM Perluas Intensifikasi Pengawasan Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022