Karang Taruna Dari Kundur Barat, Wakili Kepri Seleksi Nasional

Kundur News – PrayunKarang Taruna Tunas Karya Desa Gemuruh, Kundur Barat, mewakili Kepri mengikuti seleksi dan Orientasi Pilar-pilar Sosial Berprestasi tahun 2017 ke Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 12 sampai dengan 18 agustus 2017 di hotel Redtop Jakarta. Tidak hanya itu, perwakilan Kepri ini juga berkesempatan mengikuti kegiatan sidang di gedung DPR/MPR, renungan suci di TMP (Taman Makam Pahlwan) Kalibata dan upacara bendera HUT-RI ke -72 di Istana Negara.

Melalui Sekretaris Karang Taruna asal Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat itu, Ari Supriadi Nurfaizal mengatakan, Seleksi tingkat Nasional tersebut dilakukan setelah sebelumnya Karang Taruna Tunas Karya Desa Gemuruh mengikuti seleksi di tingkat Provinsi pada bulan Mei 2017 lalu.

“Seleksi ini adalah kelanjutan dari hasil seleksi dan orientasi tingkat provinsi bulan mei lalu. Sebagai bentuk apresiasi pemerintah Republik Indonesia untuk insan-insan atau Orsos pelaku penyelenggara kesejahteraan social,” ujar Ari, Selasa, (22/8)

Berdasarkan surat dari Kemensos, kegiatan-kegiatan telah berlangsung 12 – 18 Agustus 2017 yakni orientasi pilar-pilar sosial dengan materi Relawan Sosial sebagai Pahlawan Pembangunan oleh Staf Khusus Menteri Bidang Pengembangan SDM Dan Program Kementerian Sosial RI, Peran Pemuda Dalam Mendukung Pencapaian Kemakmuran Bangsa oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora dan Peran CSR dalam mendukung Kebijakan dan Program Penyelenggaraan Kesos oleh Ketua Forum CSR Kesos Nasional.

Foto bersama dengan Kementerian Sosial RI
Foto bersama dengan Kementerian Sosial RI

Dalam keterangan Persnya Karang Taruna Tunas Karya Desa Gemuruh melalui Sekretarisnya juga disampaikan agar keberhasilan tersebut dapat diikuti oleh organisasi-organisasi social lainnya di Karimun, khususnya yang berada di Kundur.

“Kami berharap keberhasilan ini bisa diikuti kepada pemuda2 di Pulau Kundur khususnya, guna sama-sama membangun pulau kundur ke arah yang lebih baik dengan semangat dan tekad bahwa pembangunan di pulau Kundur sangat membutuhkan peran dari pemuda”.*