KARIMUN – Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza, Hasanudin, Wiyono, dan Sri Rejeki didampingi Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto, Koramil 03 Kundur Pelda Yuherfendi, meninjau lahan di Kundur yang terbakar dan pembangunan pasar Tanjungbatu, Jumat (15/11).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Karimun, Raja Rafiza, menegaskan kunjungan kerja dilakukan untuk mengetahui kejadian kebakaran lahan di Kundur. Mereka juga mendata berapa hektare lahan yang terbakar sekaligus mendengarkan aspirasi dari pemilik lahan dan warga masyarakat.

“Saya bersama anggota Komisi III sudah melihat sendiri banyaknya lahan produktif di wilayah Kecamatan Kundur yang terbakar,” kata Raja Rafiza.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Karimun, Hasanudin menyebutkan, penanganan kebakaran lahan harus dilakukan secara maksimal, mengingat warga yang lahannya terbakar sampai sekarang tidak dapat bekerja lagi.

Selain itu upaya penanganan juga dilakukan harus menyeluruh karena di wilayah Kelurahan Gadingsari, 95 persen termasuk jalur hijau (hutan lindung). Sehingga masalah status lahan lindung juga harus dituntaskan karena akan sia-sia kalau nantinya dianggarkan. Sementara lahan yang terdampak kebakaran merupakan jalur hijau.

Para legislator itu meninjau kondisi pasar serta menerima keluhan dan masukan dari pedagang. Menurut pria yang sering disapa Sanok ini pembangunan pasar Tanjungbatu ditarget rampung akhir 2019, namun jika melihat progress pembangunan ia pesimis pembangunan bisa selesai sesuai jadwal.

“Ini saja baru tahap penyelesaian bangunan dan lantai serta selokan, pos penjagaan. Perencanaan awal Pasar Tanjungbatu ini 2 lantai, tapi sudah Hampir selesai hinggaa saat ini, makanya kami ke sini karena ini bagian dari pengawasan,” ungkapnya.

Hasanuddin meminta kepada rekanan untuk bisa menepati janjinya menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, ada keluhan dari masyarakat terhadap pasar tersebut, ruangan pasar baju tempatnya sangat kecil sekali dan tidak muat dan tidak layak untuk ditemipati para pedagan.*